Home » Hiburan » Nurnaningsih, Artis Panas Indonesia Pertama Di Tahun 50-an

Nurnaningsih, Artis Panas Indonesia Pertama Di Tahun 50-an



Jakarta – Dari jaman dulu, bahkan dari era 1950-an, kerap hadir film panas di layar lebar Indonesia. Mungkin julukan artis panas atau bom seks pertama kali disematkan pada sosok Nurnaningsih.

Nurnaningsih, Artis Panas Indonesia Pertama Di Tahun 50-an

Berdasarkan informasi yang dilansir dari Merdeka.com, Rabu (30/12/2015), Nurnaningsih merupakan aktris paling tenar di dekade 1950-an. Wanita cantik yang kerap tampil seksi di masanya ini lahir di Surabaya, 5 Desember 1925. Pada tahun 1953, Nurnaningsih memulai debutnya sebagai aktris dalam film bertajuk ‘Krisis’ karya Usmar Ismail.

Setahun berselang, namanya mulai meroket saat bermain dalam Film ‘Harimau Tjampa’. Pasalnya, dalam film bertema silat itu NUrnaningsih berani tampil buka-bukaan dengan beradegan setengah telanjang. Bisa dibilang Nurna adalah aktris Indonesia pertama yang berani melakukannya di depan kamera.

Kala itu, adegan syur yang dilakoni Nurna memunculkan perdebatan antara lembaga sensor film dan para seniman dunia peran.

Waktu itu Nurna beranggapan bahwa dirinya tidak ingin memerosotkan nilai kesenian, dirinya hanya ingin melenyapkan pandangan kolot yang masih terdapat dalam kesenian Indonesia.

Karena keberaniannya tampil polos itulah Nurna menjelma menjadi idola baru di kalangan laki-laki kala itu. Dalam beberapa kumpulan fotonya, ia kerap tampil berani dengan bikini. Mungkin sekarang berpose dengan balutan bikini merupakan hal yang wajar, namun di tahun 1950-an, hal itu sudah dianggap sangat tabu.

Akan tetapi karier Nurnaningsih di dunia hiburan berlangsung sangat singkat. Tahun 1954, kariernya langsung merosot setelah beredarnya foto Nurnaningsih tanpa busana. Gara-gara hebohnya foto tersebut, film-film yang dibintangi Nurna diboikot di sejumlah tempat.

Film terakhir yang dibintangi Nurnaningsih adalah film ‘Kebun Binatang’ di tahun 1955. Setelah menghilang dari dunia hiburan, banyak yang menyebut Nurnaningsih menjelajahi Indonesia dengan jiwanya yang bebas. Artis panas legendaris ini tutup usia di tahun 2004. (Rindi Ayunda – sisidunia.com)