Home » News » Selain Natal, Warga Aceh Juga Dilarang Rayakan Tahun Baru

Selain Natal, Warga Aceh Juga Dilarang Rayakan Tahun Baru



Banda Aceh – Menjelang pergantian tahun baru yang akan datang ini, pemerintah Kota Banda Aceh telah melarang warganya merayakan tahun baru 2016, khususnya untuk warga yang beragama Islam.

Selain Natal, Warga Aceh Juga Dilarang Rayakan Tahun Baru

Menurut Wakil Walikota Banda Aceh Zainal Arifin, pemkot bersama unsur muspida telah mengeluarkan seruan larangan merayakan tahun baru. Menurutnya, perayaan tahun baru bukan bagian dari budaya Islam, sedangkan sebagian besar penduduk Kota Banda Aceh adalah Muslim, sehingga diharamkan untuk merayakannya.

“Haram hukumnya bagi yang beragama Islam merayakan tahun baru. Karena itu, pemerintah kota mengeluarkan larangan merayakan tahun baru,” ungkap Zainal Arifin saat diwawancarai, Senin (28/12/2015).

Tak hanya itu, sebelumnya juga pemerintah Kota Banda Aceh melarang warga yang beragama Islam untuk merayakan Hari Natal pada tanggal 25 Desember 2015 lalu.

“Pemerintah kota tidak henti-hentinya menyerukan agar masyarakat di Kota Banda Aceh yang mayoritas Islam tidak merayakan natal dan tahun baru. Hal itu merupakan perbuatan haram,” tegasnya.
(Arman – sisidunia.com)