sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » Gaya Hidup » Penting, Ibu Menyusui Dilarang Mengkonsumsi Bawang Putih dan Makanan Pedas

Penting, Ibu Menyusui Dilarang Mengkonsumsi Bawang Putih dan Makanan Pedas



Jakarta – Ibu yang sedangd alam fase menyusui bayi tidak boleh mengkonsumsi makanan sembarangan. Sebab, makanan yang dikonsumsi si ibu akan berdampak langsung terhadap produksi Air Susu Ibu.
Penting, Ibu Menyusui Dilarang Mengkonsumsi Bawang Putih dan Makanan Pedas
Oleh karena itu, dalam kesmepatan kali ini kami akan coba ulas beberapa makanan yang pantas disantap ibu ketika menyusui buah hatinya, sebagaimana dikutip dari Okezone yang melansir dari Boldsky (Senin, 28/12/2015).

1. Bawang putih

Mengkonsumsi secara langsung bawang putih, atau menyantap makanan yang dimasak dengan bawang putih yang terlalu banyak, bisa berakibat ASI menjadi anyir dan bau. Akhirnya, si bayi pun biasanya tidak suka dengan rasa ASI yang sudah terkontaminasi bawang putih.

2. Kopi

Konsumsi kopi saat menyusui bisa meningkatkan resiko gangguan pencernaan bagi si bayi. Selain itu, si kecil bisa juga menjadi sulit tidur karena adanya kafein yang terbawa di dalam ASI.

3. Ikan tinggi merkuri

Hindari benar-benar ikan yang mengandung banyak merkuri, seperti makarel, ikan air tawar, ikan tuna, dan lainnnya. Mungkin pada batasan tertentu, tubuh anda masih bisa mentoleransi efek dari merkuri tersebut. Namun demikian, tubuh si kecil yang masih sangatb lemah bisa sangat terancam bila sampai merkuri tadi masuk ke tubuhnya lewat ASI.

4. Makanan pedas

Makanan pedas yang dikonsumsi si ibu juga dapat mengganggu sistem pencernaan bayi, penyebab iritasi lambung, masalah perut dan bahkan muntah.

5. Susu

Kebanyakn bayi masih belum bisa mencerna protein dari susu sapi. Oleh karena itu, bila seorang ibu sangat suka mengkonsumi keju, yogurt atau produk susu lainnya, hal ini bisa mengakibatkan perut si bayi sakit atau paling tidak, menjadi kembung karena produksi gas dari protein susu sapi di dalam sistem pencernaannya yang masih lemah.

(Deni Suroyo – sisidunia.com)