sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » Gaya Hidup » Inikah Surat Asli Nabi Muhammad Untuk Pendeta Biara Santa Katarina ?

Inikah Surat Asli Nabi Muhammad Untuk Pendeta Biara Santa Katarina ?



Jakarta – Sekitar tahun 628 M (6 Hijriyah), Rasulullah Nabi Muhammad SAW dikabarkan sempat dikunjungi oleh para pendeta dari Biara Santa Katarina, yang sengaha datang ke Madinah untuk bertemu dengan Rasulullah.

Inikah Surat Asli Nabi Muhammad Untuk Pendeta Biara Santa Katarina ?

Berdasarkan pantauan tim SisiDunia dari sebuah postingan yang sedang ramai di Facebook, Senin (28/12/2015), pada kesempatan tersebut Nabi Muhammad disebut-sebut menuliskan sebuah surat untuk para pendeta tersebut. Surat asli diawetkan di Biara Santa Katarina hingga akhirnya Kekaisaran Ottoman Turki Sultan Selim I menginvasi Mesir dan membawa surat asli dari Biara Katarina di tahun 1517 M untuk dipajang di Museum Topkapi Istanbul.

Nah, sebelum membawa pergi surat asli, Sultan Selim membuatkan beberapa salinan untuk disimpan Biara Santa Katarina Berikut isi Surat Asli Nabi Muhammad untuk para pendeta di biara Santa Katarina, seperti dilansir dari akun Facebook Tabloid Katolik Bulir Mekar:

“Ini adalah pesan dari Muhammad ibn Abdullah, sebagai suatu perjanjian bagi mereka yang menganut Kekristenan, jauh dan dekat, kami beserta mereka. Sesungguhnya aku, para hamba, para pembantu dan para pengikutku membela mereka, karena orang KRISTEN ADALAH WARGAKU; dan demi Allah! aku menahan diri untuk melakukan apapun yang menentang mereka.

Tidak ada paksaan boleh dilakukan untuk mereka. Juga tidak boleh hakim-hakim mereka disingkirkan dari pekerjaannya, maupun para biarawan mereka dari biara-biaranya.

Tidak boleh siapapun menghancurkan rumah agama mereka, atau merusakkannya, atau mengambil sesuatupun daripadanya ke dalam rumah-rumah orang Muslim. Bilamana ada orang yang melakukan hal ini, ia menyalahi perjanjian Allah dan tidak mematuhi Nabi-Nya.

Sesungguhnya, mereka adalah sekutuku dan memiliki perjanjian erat dariku melawan semua yang mereka benci. TIDAK BOLEH siapapun memaksa mereka pergi (mengusir) atau mengharuskan mereka untuk berperang.

Orang-orang Muslim harus berperang untuk mereka. Jika seorang wanita Kristen menikah dengan seorang Muslim, tidak boleh dilakukan tanpa seizin wanita itu. Wanita itu tidak boleh dihalangi untuk mengunjungi gerejanya untuk berdoa. Gereja-gereja mereka harus dihormati. Mereka tidak tidak boleh dihalangi untuk memperbaikinya atau kekudusan perjanjian-perjanjian mereka.

Tidak ada bangsa (Muslim) yang boleh melanggar perjanjian ini sampai akhir jaman.”

Surat tersebut disebut-sebut sebagai surat yang 100% asli dan terdapat stempel Nabi Muhammad SAW yang otentik. Percaya atau tida, itu semua kembali pada keyakinan Anda. (Rindi Ayunda – sisidunia.com)