sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Wartawan Jepang yang Hilang di Suriah Dikhawatirkan Terbunuh

Wartawan Jepang yang Hilang di Suriah Dikhawatirkan Terbunuh



Tokyo – Wartawan Jepang bernama Junpei Yasuda dikabarkan menghilang sejak sekitar Juli 2015 lalu ketika melakukan liputan berita di Suriah. Yasuda pun dikhawatirkan sudah atau akan terbunuh, serta dijual sebagai sandera ke kelompok teroris lainnya.
Wartawan Jepang yang Hilang di Suriah Dikhawatirkan Terbunuh
“Saya kenal dia memang ingin mengusut dan membuat cerita mengenai pembunuhan Kenji Goto wartawan lepas Jepang yang dibunuh ISIS Januari 2015,” ungkap sumber yang juga merupakan wartawan dari Jepang, sebagaimana dilansir dari Tribunnews.com, Jumat (25/12/2015).


Baca juga

Ada Remaja 14 Tahun Indonesia yang Intens Menjadi Simpatisan ISIS

Beginilah Aksi Wanita Kristen Suriah Bahu Membahu Perangi ISIS

Sumber yang identitasnya tak mau dipublikasikan tersebut menilai bahwa keterlambatan dalam proses penyelamatan Yasuda bisa mengakibatkan nasibnya berakhir seperti Kenji Goto.

“Kecuali kalau segera dibayarkan uang yang diminta kelompok penculik tersebut,” lanjut wartawan tersebut.

Kelompok Reporters Without Borders (RSF), yang berkantor pusat di Paris, Perancis, juga mengutarakan hal yang serupa.

“Kelompok Islam Al-Nusra di Syria telah menahannya dan telah menghitung mundur. Apabila tidak dibayar permintaan kelompok tersebut, Yasuda akan dibunuh, atau dijual kepada kelompok teroris lain,” ungkap RSF.

Yasuda merupakan lulusan Hitotsubashi University Tokyo. Ia memasuki wilaayh Suriah melalui Turki.

Meski Pemerintah Jepang lewat Sekretaris Kabinet, Yoshihide Suga, Kamis (24/12/2015), mengatakan bahwa pihaknya telah mendengar kabar hilangnya Yasuda, mereka belum mengambil tindakan untuk mengatasi masalah ini. (Deni Suroyo – sisidunia.com)