sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Pejabat Aceh : “Tidak Boleh Ada Perayaan Tahun Baru Dalam Bentuk Apapun”

Pejabat Aceh : “Tidak Boleh Ada Perayaan Tahun Baru Dalam Bentuk Apapun”



Banda Aceh – Menjelang pergantian tahun baru, pemerintah kota Banda Aceh melarang setiap warganya merayakan pergantian tahun baru. Termasuk menggelar zikir bersama untuk menyambut pergantian tahun masehi 2016.

Pejabat Aceh : "Tidak Boleh Ada Perayaan Tahun Baru Dalam Bentuk Apapun"

Kepala Bidang Humas Pemerintah Kota Banda Aceh, Marwan menyebutkan, larangan ini mengingat kota Banda Aceh telah menerapkan hukum syariat Islam. Perayaan tahun baru masehi dinilai tidak sesuai dengan syariat Islam.

“Tidak boleh ada perayaan tahun baru dalam bentuk apapun. Termasuk menggelar zikir untuk menyambut pergantian tahun, kata Marwan saat diwawancarai, Selasa (22/12/2015).

Selain itu, Marwan juga menyebutkan pihak pemerintah telah mengeluarkan peringatan kepada pedagang agar tidak menjual petasan, mercon, atau trompet. Ia menambahkan, pemerintah dengan tegas akan menyita jika ada penjual yang kedapatan menjual petasan atau semacamnya. Himabuan ini telah disampaikan sejak memasuki bulan Desember ini.

Pada malam pergantian tahun baru, pemerintah kota Banda Aceh telah mengerahkan pihak Satpol PP dan Polisi Syariat untuk berpatroli, dengan dibantu oleh personel kepolisian dari Polresta Banda Aceh. Setiap ada keramaian yang akan merayakan tahun baru, petugas akan langsung membubarkan acara tersebut.

(Arman – sisidunia.com)