Home » Gaya Hidup » Mengintip Geliat Dunia Prostitusi Di Filipina

Mengintip Geliat Dunia Prostitusi Di Filipina



Manila – Bisnis prostitusi di Filipina sejatinya telah dilarang oleh pemerintah Filipina. Bahkan pemerintah Filipina telah menutup semua rumah-rumah bordil yang kedapatan sedang beroperasi.

Mengintip Geliat Dunia Prostitusi Di Filipina

Tapi namanya juga bisnis ‘esek-esek’, ada saja yang masih bandel. Secara sembunyi-sembunyi para pekerja seks komersial (PSK) beserta mucikarinya tetap menjalankan geliat prostitusi tersebut.

Meskipun masih tergolong ilegal, namun tak bisa dipungkiri bahwa saat ini prostitusi di Filipina telah menjadi salah satu daya tarik pariwisata tersendiri di berbagai kota besar maupun destinasi pariwisata di Filipina.

Saat dikutip dari media lokal, Senin (21/12/2015). perihal bisnis prostitusi itu sendiri, sebenarnya tak lepas dari eksistensi Pangkalan Angkatan Laut dan Udara Amerika Serikat di Angeles City (Pangkalan AL Subic Bay) dan kota Manila (Pangkalan AU Clark).

Di era 1960an, ketika AS masih gencar bergelut senjata di Vietnam, kedua pangkalan ini jadi markas besar dan juga jadi lokasi penempatan sejumlah besar tentara AS. Hadirnya sejumlah PSK dirasa penting oleh pihak AS untuk disediakan pada para pasukannya.

Tak lama kemudian pada 1970an, mulai bermunculan sejumlah bar yang menyajikan tarian-tarian striptis, hingga akhirnya pangkalan AS itu ditutup pada 1992.

Namun, penutupan pangkalan milik Amerika Serikat itu tidak berarti berhenti juga bisnis seks di Angeles City. Para PSK dan mucikari yang telah kehilangan “mangsa”, akhirnya beralih pada turis lokal maupun turis yang berasal dari luar negeri.

(Arman – sisidunia.com)