sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Presiden Jokowi Lantik Pimpinan KPK di Istana Negara, Berikut ini Profil Pendeknya

Presiden Jokowi Lantik Pimpinan KPK di Istana Negara, Berikut ini Profil Pendeknya



Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah melantik pimpinan dan Ketua KPK yang baru terpilih di Istana Negara pada Senin (21/12/2015) siang tadi. Seluruh pimpinan baru lembaga antirasuah tersebut, ditambah dengan 3 orang pelaksana tugas (PLT), yakni Taufiequrrachman Ruki, Indriyanto Seno Adji, dan Johan Budi, juga datang untuk menghadiri acara tersebut.
Presiden Jokowi Lantik Pimpinan KPK di Istana Negara, Berikut ini Profil Pendeknya
“Pukul 11.30 WIB Pimpinan baru dan Plt berangkat bersama-sama dari C1 (KPK) untuk pergi ke Istana Negara,” terang Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andrianti saat jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Senin (21/12/2015) pagi tadi.

“Dan sore nanti setelah acara pelantikan langsung diadakan serah terima jabatan sekitar pukul 16.00 WIB di Auditorium KPK,” lanjut Yuyuk.

Adapun berikut ini profil singkat dari lima pimpinan dan Ketua KPK.

1. Agus Rahardjo (Ketua)

Jabatan terakhir Agus adalah epala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa (LKPP). Ia telah berkarir di LKPP selama satu dekade. Sebelumnya, ia juga sempat menjadi Direktur Sistem dan Prosedur Pendanaan, Bappenas.

Pria berusia 59 tahun ini mengantongi gelar S2 Manajemen dari Arthur D Little Management Education Institute, Amerika Serikat.

2. Alexander Marwata

Alexander sebelumnya menjabat sebagai hakim adhoc Pengadilan Tindak Pidana Korupsi. Ia pernah pula menjadi auditor ahli Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), dalam periode 1989-2011.

Untuk pendidikan terakhirnya, pria 48 tahun ini memngantongi gelar D-IV dari STAN Jakarta.

3. Basaria Panjaitan

Basaria merupakan jenderal polisi berbintang 2, alias inspektur jenderal. Posisi terakhirnya adalah sebagai Staf Ahli Kapolri Bidang Sosial Politik.

Wanita 48 tahun ini merupakan polwan pertama di Indonesia yang diangkat menjadi inspektur jenderal. Basaria mengantongi gelar S2 Hukum Ekonomi di Universiats Indonesia.

4. Laode Muhammad Syarif

Laode merupakan seorang doktor hukum lingkungan hidup internasional lulusan Universitas of Sydney, Australia. Pria 50 tahun ini terakhir kali menjabat sebagai dosen Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan.

Laode juga tercatat sebagai Senior Adviser Partnership for Governance Reform in Indonesia. Pria 50 tahun ini pun menjadi staf ahli Spesialis Pendidikan dan Pelatihan pada Proyek Pengendalian Korupsi Indonesia, yang kegiatannya dibiayai oleh USAID.

5. Thony Saut Situmorang

Thony merupakan doktor manajemen SDM dari Universitas Persada Indonesia. Sebelumnya, ia bekerja sebagai Staf Ahli Kepala Badan Intelijen Negara (BIN). Pria berusia 56 tahun ini sudah 20 tahun mengabdi di BIN.

Pekerjaan lainnya dari Thony adalah dosen Kajian Strategik Intelijen Pascasarjana Universitas Indonesia, dan Direktur PT Indonesia Cipta Investama.

(Deni Suroyo – sisidunia.com)