Home » News » Jonan Minta Bantuan Polisi Tindak Gojek Dan Layanan Sejenis

Jonan Minta Bantuan Polisi Tindak Gojek Dan Layanan Sejenis



Jakarta – Ignasius Jonan selaku Menteri Perhubungan menyurati Kepala Kepolisian RI Jenderal Polisi Badrodin Haiti guna menindak layanan transportasi berbasis aplikasi dalam jaringan semacam Go-Jek, GrabBike, dan Uber.

Jonan Minta Bantuan Polisi Tindak Gojek Dan Layanan Sejenis

Melalui akun Twitter resminya, @kemenhub151. Kementerian Perhubungan menyatakan pengiriman surat dilakukan dengan pertimbangan layanan-layanan transportasi daring menyalahi aturan karena tidak termasuk dalam klasifikasi angkutan umum seperti diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Lebih lanjut, PP Nomor 74 Tahun 2015, tentang Angkutan Jalan, Keputusan Menteri Perhubungan RI Nomor 35 Tahun 2003 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang di Jalan dengan Angkutan Umum, dan Keputusan Menteri Perhubungan RI Nomor 69 Tahun 1993 tentang Penyelenggaraan Angkutan Barang.

“Menhub telah mengirimkan surat kepada Kapolri agar dapat mengambil langkah-langkah sesuai dengan peraturan yang berlaku,” cuit akun tersebut, Kamis, 17 Desember 2015.

Akun tersebut menuliskan pesan dari Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Djoko Sasono yang menyatakan bahwa pemerintah mendukung pemanfaatan teknologi informasi untuk meningkatkan pelayanan transportasi.

Walaupun demikian, pemanfaatannya harus tetap sesuai dengan peraturan yang sudah ditentukan.

“Pemerintah mendorong penggunaan IT untuk mendukung pelayanan angkutan umum yang dilaksanakan sesuai dengan peraturan yang berlaku,” bunyi akun tersebut. (Yayan – sisidunia.com)