sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Kerajaan Arab Saudi Ajak Indonesia untuk Aktif Perangi ISIS

Kerajaan Arab Saudi Ajak Indonesia untuk Aktif Perangi ISIS



Riyadh – Kerajaan Arab Saudi dikabarkan sedang berencana membentuk sebuah koalisi untuk memerangi ISIS. Koalisi tersebut rencananya akan terdiri dari 34 negara yang memiliki penduduk mayoritas beragam Islam, dan akan memiliki “command center” di Ibu Kota Arab Saudi, Riyadh.
Kerajaan Arab Saudi Ajak Indonesia untuk Aktif Perangi ISIS
Seperti dilansir dari BBC (Selasa, 15/12/2015), sejumlah negara di kawasan Asia dan Afrika dikabarkan telah masuk ke dalam daftar rencana koalisi tersebut. Meski demikian, nama Iran tak terlihat dalam daftar 34 negara yang akan diajak bergabung oleh Arab Saudi tersebut.

“Aliansi ini dibentuk untuk mengkoordinasikan melawan ekstremis di Irak, Suriah, Libya, Mesir dan Afghanistan,” ujar Menteri Pertahanan Arab Saudi, Mohammed bin Salman.

Nama Indonesia sendiri disebut-sebut juga masuk ke dalam daftar tersebut. Namun demikian, Kementerian Luar Negeri Indonesia telah membantah isu tersebut.

Juru Bicara Kemlu, Arrmantha Nasir, mengatakan bahwa Indonesia memang telah mendapatkan permintaan atau ajakan dari Arab Saudi untuk bergabung dalam aliansi militer anti-teror tersebut. Namun demikian, dokumen atau aplikasi resmi tentang tawaran tersebut belum dikirimkan oleh pihak Arab Saudi.

“Kita juga memiliki beberapa center di Indonesia seperti JCLEC yang melakukan upaya untuk menanggulangi terorisme dan ekstremisme,” ungkap Arrmantha.

Arrmantha juga menambahkan bahwa Menlu Retno L. P. Marsudi telah meminta “terms of reference” (TOR) dan “Modalitas Kerja Sama kepada Menlu Saudi” terkait rencana koalisi tersebut. Hal ini perlu dilakukan agar pihak Pemerintah Indonesia bisa mempelajari lebih lanjut dan mempertimbangkan secara matang ajakan untuk memerangi ISIS tersebut. (Deni Suroyo – sisidunia.com)