Home » News » Dituduh Maling KJP, Ibu Ini Akan Polisikan Ahok

Dituduh Maling KJP, Ibu Ini Akan Polisikan Ahok



Jakarta – Seorang ibu dikabarkan mengancam akan melaporkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ke kepolisian dan menggugatnya sebesar Rp 100 miliar.

Dituduh Maling KJP, Ibu Ini Akan Polisikan Ahok

Wanita yang bernama Yusri Isnaeni (32) yang bertempat tinggal di Koja, Jakarta Utara ini mengaku kesal pada Ahok. Kekesalan Yusri bermula pada Kamis (10/12/2015) saat ia berniat menanyakan sulitnya proses pencairan dana Kartu Jakarta Pinta (KJP) milik anaknya.

Bukannya mendapat solusi, Yusri malah mendapat ucapan sinis dari mantan Bupati Belitung Timur itu. Menurut Yusri, Ahok menuduh dirinya maling uang KJP, ia juga mengaku sakit hati saat Gubernur berkulit putih itu meminta ajudannya untuk melaporkan Yusri ke polisi, hingga memenjarakannya.

“Ya saya bingung. Pak Ahok ngomongnya ke saya tajam sekali. Saya sakit hati. Semua media meliput saya saat itu. Saya kan malu sekali mas. Orang rumah semuanya membaca pemberitaan soal saya dituduh maling dana KJP oleh Ahok. Anak saya sampai nggak mau masuk sekolah karena sering disindir,” paparnya saat diliput oleh media di Gelanggang Remaja Olahraga Jakarta Utara, Senin (14/12/2015).

“Ahok malah ngatain saya maling sampai tiga kali. Lalu Ahok bilang, catat nih namanya, penjarakan saja dia. Gimana saya nggak kesal, mas. Saya mau melaporkan Ahok ke Polda Metro Jaya dan akan saya tuntut 100 miliar,” lanjut Yusri.

Pada sebelumnya, wanita yang saat ini aktif di Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Peduli Anti-Narkoba Jakarta Utara (Gemapana) itu, menghampiri Ahok di Gedung DPRD DKI saat mengikuti rapat dengan Badan Anggaran (Banggar) DPRD, Kamis lalu.

Ia ingin mengadukan sulitnya mencairkan dana KJP sekaligus pencairan dana KJP dengan menggunakan bank lain. “Karena saya takut salah dalam penggunaan KJP, makanya saya ingin menemui Pak Ahok untuk menanyakan hal itu. Eh dia malah ngatain saya. Pejabat macam apa itu,” ujarnya.
(Arman – sisidunia.com)