sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » Hiburan » Nikita Mirzani Memang Sudah Jadi Gadis Nakal Sejak di Pesantren

Nikita Mirzani Memang Sudah Jadi Gadis Nakal Sejak di Pesantren



Jakarta – Artis Nikita Mirzani sempat ditangkap polisi karena diduga terlibat dalam kasus perdagangan manusia (sebelumnya disebut dengan kasus prostitusi online) pada Kamis (10/12/2015) malam lalu.

Ini merupakan yang kedua kalinya bagi Nikita untuk berurusan dengan kepolisian. Sebelumnya, ia sempat ditahan karena kasus penganiayaan pada tahun 2012 lalu.

Selain berurusan dengan tindak pidana, Nikita juga kerap menunjukkan foto-foto menantangnya di media sosial. Dia seakan tidak peduli dengan anggapan publik Indonesia dan tetap dengan santai memamerkan kemolekan tubuhnya.

Melihat track record ini, publik bisa menilai bahwa Nikita Mirzani merupakan perempuan yang selalu menghadirkan kisah kontroversial ke hadapan publik. Istilah kasarnya adalah “nakal”.

Ternyata kenakalan Nikita ini sudah mulai terlihat sejak dirinya masih remaja, atau secara spesifik, ketika dirinya bersekolah di Pondok Pesantren Darussalam, Gontor.
Nikita Mirzani Memang Sudah Jadi Gadis Nakal Sejak di Pesantren
Dilansir dari laman Wartakota, seorang teman lama Nikita, Devi, menceritakan sedikit tentang sifat nakal dan genit Nikita ketika masih bersekolah di Gontor.

Kala itu, menurut Devi, Nikita sempat beberapa kali membicarakan hal intim dan pengalaman “hot” bersama kekasihnya ketika berada di Jakarta. Awalnya, teman-teman Nikita menganggap bahwa hal tersebut adalah hal yang biasa. Namun seiring dengan perjalanan waktu, Nikita mulai membentuk sebuah image “gadis nakal” di ponpes tersebut.
Nikita Mirzani Memang Sudah Jadi Gadis Nakal Sejak di Pesantren
“Ada yang bilang kalau bapaknya lulusan pesantren, jadi pas tahu nikita nakal begitu, dia masukin nikita ke pesantren. Kelihatan sih, sehari-hari dia memang nakal, sering ngelanggar peraturan pondok, dia juga sering masuk Mahkamah atau disidang sama kakak kelas IV, V dan VI atau setingkat SMA,” ungkap Devi. (Deni Suroyo – sisidunia.com)