Home » News » Pilpres 2014 Dianggap Curang, Gerindra : “Nawacita Menjadi Dukacita”

Pilpres 2014 Dianggap Curang, Gerindra : “Nawacita Menjadi Dukacita”



Jakarta – Diungkapkan rekaman percakapan perpanjangan kontrak PT Freeport di Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) menimbulkan indikasi adanya kecurangan saat Pilpres 2014 silam.

Pilpres 2014 Dianggap Curang, Gerindra : "Nawacita Menjadi Dukacita"

Prabowo kalah telak di Papua dengan pemilihan noken. Hal ini menunjukkan keterlibatan sebagian orang pemenangan Jokowi atas rekaman pencatut nama Presiden itu,” kata Wasekjen Partai Gerindra Andre Rosiade (Jumat, 4/12/2015).

Andre juga meminta fraksi-fraksi di Koalisi Merah Putih (KMP) untuk membentuk Pansus Pilpres 2014 usai sidang MKD selesai digelar.

“Karena, ini yang membuktikan adanya kecurangan tersistematis yang gagal dibuktikan di MK kemarin,” sambungnya.

Andre menambahkan, rakyat juga banyak yang kecewa dengan kebijakan pemerintah saat ini.

“Rakyat miskin bertambah, pengangguran bertambah, pertumbuhan ekonomi terus menurun. Ini yang membuat Nawacita menjadi dukacita,” sindirnya. (Yayan – sisidunia.com)