Home » News » Temukan Terapi Untuk Kanker, Ilmuwan Asal Indonesia Ini Justru Merasa Hidupnya Terancam

Temukan Terapi Untuk Kanker, Ilmuwan Asal Indonesia Ini Justru Merasa Hidupnya Terancam



Jakarta – Warsito P. Taruno, seorang penemu metode terapi kanker Electrical Capacitance Volume Tomography (ECVT) asal Indonesia mengaku sedang bimbang.

Temukan Terapi Untuk Kanker, Ilmuwan Asal Indonesia Ini Justru Merasa Hidupnya Terancam

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI meminta Warsito dan perusahaan bentukannya PT Edwar Teknologi, untuk tidak melakukan pelayanan ECVT dan ECCT (Electro-Capacitive Cancer Therapy).

Padahal, temuan Warsito tersebut sudah diakui dunia. Terakhir pada 2015, disertasi Sahudi Salim dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (Unair) menegaskan metode ECCT terbukti secara ilmiah bisa membunuh sel kanker.

Sementara itu, penelitian seseorang bernama Firman Alamsyah, biomedik lulusan University of Tokyo, beserta tim Pusat Studi Satwa Primata Institut Pertanian Bogor (PSPP IPB) menunjukkan terapi ECCT efektif mengurangi tingkat proliferasi sel kanker payudara dalam pengaturan kultur, dengan potensi yang sama dalam tumor payudara padat dalam model hewan.

Larangan mengembangkan terapi kanker tersebut, membawa ingatan Warsito pada 12 tahun lalu saat berjuang keras mengembangkan terapi kanker tersebut.

Melalui suratnya, dia menuliskan saat baru memulai membina riset di Indonesia selama 6 bulan, ia sangat shock saat data riset hasil kerjanya selama 15 tahun hilang dari komputernya.

Pada saat itu pun, Warsito mengaku langit bagaikan runtuh. “Seolah-olah mengatakan: ‘Tak ada tempat buat saya di Indonesia’,” tulis Warsito dalam suratnya. (Yayan – sisidunia.com)