Home » News » Dirazia Manajemen Gojek, 10 Ribu Driver Pelaku Order Fiktif Diskors

Dirazia Manajemen Gojek, 10 Ribu Driver Pelaku Order Fiktif Diskors



Jakarta – Pihak manajemen PT. Go-Jek Indonesia telah mengkonfirmasi bahwa pihaknya telah menjatuhkan skors berupa suspend kepada ribuan driver ‘nakal’ yang tersebar di beberapa kota di Indonesia.

Dirazia Manajemen Gojek, 10 Ribu Driver Pelaku Order Fiktif Diskors

Pingkan Irwin selaku Wakil Direktur Pemasaran PT. Go-Jek Indonesia enggan mengungkap secara detail jumlah driver yang diskors. Namun ia membantah pengakuan driver Go-Jek di Kota Bandung yang menyebut rekan mereka yang diskors mencapai 17.000 driver.

Menurut Pingkan, jumlah driver Go-Jek di Bandung hanya 25.000, sementara jumlah driver yang di-suspend tak sampai 10.000, itupun dalam skala nasional.

Terkait aksi protes yang dilayangkan driver Go-Jek di Bandung dan Bali, PT. Go-Jek Indonesia menyatakan keputusan yang mereka buat untuk men-suspend para driver nakal yang membuat order fiktif tersebut berdasar kenyataan di lapangan.

Sebelum dijatuhkan keputusan suspend, pihak manajemen juga telah memberi peringatan kepada driver nakal tersebut. Namun kini Go-Jek masih memberi kesempatan bagi driver yang ingin kembali aktif sesuai prosedur. Syaratnya, mereka diwajibkan membayar denda sejumlah order fiktif yang terdeteksi.

“Kami menganggap serius masalah ini karena bisa menimbulkan kerugian bagi perusahaan. Langkah diambil untuk memastikan bahwa hanya driver-driver terbaik dan jujur yang dapat menjadi bagian dari keluarga besar Go-Jek Indonesia,” pungkas Pingkan. (Rindi Ayunda – sisidunia.com)