Home » News » Cerita Tragis Seorang Istri yang Dipaksa Melacur Demi Barang Haram

Cerita Tragis Seorang Istri yang Dipaksa Melacur Demi Barang Haram



Bandung – Seorang wanita bernama Melati (bukan nama sebenarnya) mengalami kisah yang tragis dalam hidupnya. Bagaimana tidak, ketika masih hamil tujuh bulan, Melati mengaku telah dipaksa oleh suaminya untuk melacur. Jika menolak perintah sang suami, Melati akan dipukuli hingga babak belur.
Cerita Tragis Seorang Istri yang Dipaksa Melacur Demi Barang Haram
Ketika diamankan oleh tim gabungan polisi dan satpoll PP Bandung pada Sabtu (28/11/2015) lalu, Melati membeberkan bahwa dirinya hanya mendapatkan uang sebesar Rp 200 ribu untuk sekali melayani nafsu pria hidung belang.

Melati mengaku telah beberapa kali pulang ke rumah orang tuanya karena sudah tak tahan dengan perlakuan sang suami. Namun demikian, karena sudah berbadan dua dan orang tuanya pun merasa malu, Melati justru diusir dan disuruh kembali ke suaminya.

Kisah pilu Melati ini berawal ketika dirinya masih hamil dua bulan. Saat itu, perempuan berkulit putih ini dijual sang suami ke seorang bandar sabu-sabu.

“Teman suamiku datang kasih sabu-sabu untuknya. Temannya bilang suka sama aku dan ingin berhubungan badan. Lalu, suamiku menyuruhku untuk melayaninya,” kenang Melati.

Melati tak lantas mau begitu saja. Namun kemudian suaminya marah-marah dan mengancam akan memukulinya bila menolak.

“Aku dibawanya ke Hotel Novi, Simpang Barat. Lalu, aku dibawa ke dalam kamar hotel itu. Ternyata, kawannya sudah ada di dalam kamar dan aku dipaksa melayaninya selama satu malam,” terang Melati yang diiringi isak tangis.

Kala itu, lanjut Melati, ia dibayar Rp 500 ribu dari sang bandar sabu-sabu. Lalu suaminya meminta bagian Rp 100 ribu untuk digunakan membeli barang haram tersebut.

“Dikasih uang aku sama kawannya Rp 500 ribu, tapi suamiku minta Rp 100 ribu untuk beli sabu-sabu di Kampung Kubur,” sambungnya. (Deni Suroyo – sisidunia.com)