Home » News » Pilkada Surabaya : Bukan Kampanye Akbar, Risma Justru Lebih Memilih Blusukan

Pilkada Surabaya : Bukan Kampanye Akbar, Risma Justru Lebih Memilih Blusukan



Surabaya – Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini dan Whisnu Sakti Buana, tampak menerapkan metode kampanye yang berbeda dari biasanya. Bukan dengan kampanye akbar dengan menggelar panggung dan sejenisnya, Risma dan Whisnu, justru menerapkan jurus blusukan.
Pilkada Surabaya : Bukan Kampanye Akbar, Risma Justru Lebih Memilih Blusukan
“Ada komunikasi dua arah di sini. Namun, jika kita menggelar kampanye akbar, selain terkesan hura-hura, yang kita dapat hanya janji-janji kampanye. Saat berdialog dengan warga itulah, kita akan tahu keluhan warga secara langsung,” ujar Whisnu di Surabaya, Mingu (22/11/2015) kemarin.

Juru bicara Tim Pemenangan Risma-Whisnu, Didik Prasetiyono, menilai bahwa kampanye akbar hanya akan mendatangkan kegaduhan, hiruk pikuk, serta membutuhkan dana yang terlalu besar. Komunikasi yang terjalin dengan warga atau simpatisan pun hanya satu arah.

Warga hanya bisa menonton dan mendengarkan suara lantang juru kampanye “mempromosikan” calon yang mereka dukung. Tidak ada interaksi.

“Metode lama itulah yang dibalik oleh pasangan Risma-Whisnu, yakni keduanya berinisiatif mendatangi warga, menyapa, dan lebih penting lagi mendengarkan suara rakyat,” ujar DIdik. (Deni Suroyo – sisidunia.com)