Home » News » Semakin Banyak Dugaan ISIS Hanyalah Boneka Ciptaan Amerika

Semakin Banyak Dugaan ISIS Hanyalah Boneka Ciptaan Amerika



Paris – Kelompok militan ISIS memang telah mengklaim bertanggung jawab atas aksi teror di Paris pada Jumat (13/11) lalu. Namun di sisi lain semakin banyak muncul dugaan yang menganggap ISIS hanyak boneka ciptaan Amerika Serikat (AS). Banyak pertanyaan yang bermunculan siapa sebenarnya ISIS dan apa tujuan sebenarnya dari berdirinya kelompok militan yang berbasis di Irak dan Suriah tersebut?

Semakin Banyak Dugaan ISIS Hanyalah Boneka Ciptaan Amerika

Dalam sebuah situs globalresearch.ca menganggap ISIS diciptakan AS sebagai alat untuk meneror dan menaklukkan negara kaya minyak di Timur Tengah. Terlebih untuk melawan pengaruh Iran yang semakin kuat di daerah tersebut.

Beberapa catatan sejarah ikut memperkuat dugaan tersebut. CIA, badan intelijen pusat milik AS pernah tercatat bersekutu dengan kelompok ekstremis Islam selama masa perang dingin AS dan Uni Soviet.

AS dinilai telah lama menggunakan terorisme sebagai alat bantu dalam berpolitik. Pada era 1970-an CIA diklaim menggunakan Ikhwanul Muslim di Mesir untuk menggagalkan ekspansi Uni Soviet dan sebagai alat untuk mencegah ideologi Marxis makin menyebar luas.

Bahkan AS juga terlibat dan mendukung gerakan Sarekat Islam untuk menjatuhkan Bung Karno di Indonesia. Kelompok terors di Pakistan dan Al-Qaidah juga disebut-sebut sebagai boneka ciptaan Al-Qaidah.

Sementara itu ISIS dibentuk AS dengan tujuan 3 hal, yakni menyerang musuh di wilayah Timur Tengah, sebagai pembuka jalan agar AS dengan mudah melakukan intervensi, serta digunakan untuk mengancam Irak dan Suriah sendiri sendiri.

Beberapa bukti telah memperkuat dugaan tersebut. Salah satunya dengan adanya tulisan US di tenda milik ISIS. Dalam video buatan CNN yang menunjukkan latihan para jihadis, terlihat jelas tulisan US kamp pelatihan ISIS.

Dengan makin banyaknya dugaan keterlibatan AS di balik gerakan kelompok militan ISIS, bagaimana menurut pandangan Anda? (Rindi Ayunda – sisidunia.com)