sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Posisi Setya Novanto Kian Terjepit Pasca Transkrip Pembicaraannya Tersebar di Media Sosial

Posisi Setya Novanto Kian Terjepit Pasca Transkrip Pembicaraannya Tersebar di Media Sosial



Jakarta – Buntut dari laporan Menteri ESDM Sudirman Said yang dilayangkan ke Mahkamah Kehormatan DPR (MKD), kini di media sosial telah tersebar luas transkrip yang berisi pembicaraan terkait pencatutan nama Presiden dan Wakil Presiden atas kepemilikan 20% saham PT. Freeport Indonesia.

Posisi Setya Novanto Kian Terjepit Pasca Transkrip Pembicaraannya Tersebar di Media Sosial

Diduga percakapan tersebut melibatkan Ketua DPR-RI Setya Novanto, Dirut PT. Freeport Indonesia Ma’roef Sjamsouddin, serta seorang pengusaha bernama Reza. Ketiganya disebut-sebut melakukan pertemuan di hotel kawasan Pacific Place pada 8 Juni 2015 silam.

Transkrip tersebut membahas pembangunan smelter di Papua dan PLTA, serta pembentukan perusahaan pembangkit yang nantinya bertugas memasok listrik untuk Freeport. Dalam percakapan tersebut juga sempat menyeret nama Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan.


Baca juga:

The Japan Times Juga Ikut Memberitakan Lobi Setya Novanto Dalam Pembelian Pesawat Amfibi US-2

Fadli Zon Getol Berikan Dukungannya Untuk Setya Novanto Terkait Kasus Freeport

Pencatutan nama presiden dan wakil presiden dilakukan oleh Setya Novanto dengan mengaku telah bertemu dengan Presiden Joko Widodo, serta kontrak baru Freeport di Timika juga telah disetujui.

Terkait kebenaran dari isi transkrip pembicaraan itu, Wakil Ketua MKD Sufmi Dasco Ahmad tidak membantahnya. Namun ia mengungkapkan untuk saat ini pihaknya masih menunggu bukti-bukti pelengkap dari Menteri ESDM Sudirman Said, sebelum melanjutkan ke proses persidangan. (Rindi Ayunda – sisidunia.com)