sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Fadli Zon Getol Berikan Dukungannya Untuk Setya Novanto Terkait Kasus Freeport

Fadli Zon Getol Berikan Dukungannya Untuk Setya Novanto Terkait Kasus Freeport



Jakarta – Menyusul aksi Menteri ESDM Sudirman Said yang mengungkap ada seorang ‘Komandan’ Anggota DPR yang mencatut nama Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla dalam negosiasi kontrak dengan PT. Freeport Indonesia, Fadli Zon selaku Wakil Ketua DPR-RI menyarankan agar Ketua DPR Setya Novanto melaporkan sang menteri ke polisi.

Fadli Zon Getol Berikan Dukungannya Untuk Setya Novanto Terkait Kasus Freeport

Menurut Fadli Zon, apa yang diungkap Sudirman Said terkesan sedikit ganjal. Ucapan Said sedikit aneh, lantaran ia mengatakan sejak Juli lalu memiliki bukti rekaman percakapan anggota DPR yang mencatut nama presiden dan wapres untuk meminta jatah saham dan proyek ke PT. Freeport Indonesia.

Nah menurut Fadli Zon, tindakan Sudirman Said terkait kepemilikikan bukti rekaman percakapan tersebut juga merupakan tindak pindana. Jika menggunakan rekaman tersebut, malah Sudirman Said yang bisa dipolisakan, karena menyebar hasil penyadapan serta bentuknya masih fitnah.

Lantas Fadli juga mempertanyakan motif dari Sudirman Said yang sudah menyimpan rekaman tersebut sejak bulan Juli. “Kenapa baru sekarang diungkap?” ungkap Fadli Zon heran.

Sebelumnya Sudirman Said telah melaporkan perkara ini ke Mahkamah Kehormatan Dewan. Dimana sang menteri menyebut ‘Komandan’ anggota DPR yang dimaksud telah meminta jatah 20% saham kepada PT. Freeport Indonesia sebagai syarat perpanjakan renegosiasi kontrak baru. Parahnya ia mencatut nama presiden dan wakil presiden sebagai penerima 20% saham tersebut.

Saat ini semua orang akhirnya tahu sosok ‘Komandan’ Anggota DPR-RI yang dimaksud adalah Ketua DPR-RI Setya Novanto, setelah sang Menteri ESDM mengiyakan dalam acara Mata Najwa yang ditayangkan Metro TV Senin (16/11) malam.(Rindi Ayunda – sisidunia.com)