Home » News » Pelaku Penyerangan di Paris Menggunakan Senjata AK-47 dan Bahan Peledak

Pelaku Penyerangan di Paris Menggunakan Senjata AK-47 dan Bahan Peledak



Paris – Aparat kepolisian Perancis telah melakukan operasi penyergapan terhadap kelompok bersenjata yang melakukan penyerangan maut ke Gedung Theater Bataclan yang berlokasi di pusat Kota Paris, Perancis. Dari operasi tersebut, polisi menemukan 100 korban tewas.
Pelaku Penyerangan di Paris Menggunakan Senjata AK-47 dan Bahan Peledak
Seperti dilansir dari Reuters (Sabtu, 14/11/2015), pernyataan ini disampaikan langsung oleh perwakilan dari Kepolisian Perancis. 100 orang yang tewas tersebut awalnya merupakan korban penyanderaan yang dilakukan oleh para pelaku.

Dalam operasi ini, polisi berhasil menembak mati dua orang bersenjata. Dari laporan yang beredar, kedua pelaku yang meregang nyawa itu berusia masih sangat muda.

Adapun senjata yang digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa 100 orang sandera tersebut adalah senapan serbu jenis AK-47. Selain itu, mereka juga menggunakan bahan peledak lain untuk melancarkan aksinya.

Operasi penyergapan ini dipimpin langsung oleh Presiden Perancis, Francois Hollande. Ia mengeluarkan perintah untuk mengerahkan kekuatan utama kepolisian serta menurunkan personil militer setelah melakukan rapat kabinet darurat beberapa saat setelah serangan pertama terjadi.

Akibat kejadian ini, Presiden Hollande membatalkan kunjungan kenegaraannya ke Turki. Kunjungan tersebut adalah dalam rangka menghadiri pertemuan negara-negara G-20. (Deni Suroyo – sisidunia.com)