sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » Otomotif » Keren, di Tangan Pria Ini Mesin GL Pro Disematkan ke Honda Astrea Prima

Keren, di Tangan Pria Ini Mesin GL Pro Disematkan ke Honda Astrea Prima



Bekasi – Keinginan Fajri sejak masa kuliah untuk memiliki sepeda motor BMW R 25 tak bisa terwujud. Hal tersebut lantaran sang pemiliki motor BMW, yang masih kerabatnya sendiri, enggan menjual motor tersebut.
Keren, di Tangan Pria Ini Mesin GL Pro Disematkan ke Honda Astrea Prima
Pilihan baru Fajri kemudian jatuh pada produk Jepang, Honda Astrea Prima keluaran tahun 1991. Fajri memilih tunggangan ini juga karena adanya keterbatasan kemampuan.

“Motor bahan yang saya beli enam bulan lalu ini juga sudah tidak standar lagi, kondisinya sudah basic street cub. Saya sengaja pilih yang sudah dimodifikasi biar ubahannya tidak terlalu banyak dan hemat,” jelas Fajri.
Keren, di Tangan Pria Ini Mesin GL Pro Disematkan ke Honda Astrea Prima
Bodi motor pun menjadi bagian pertama yang dikerjakan. Hal tersebut terutama untuk menyesuaikan posisi ban besar berukuran 17/400 yang hendak dipasang Fajri. Untuk melengkap ban besar tersebut, Fajri memasangkan pelek berukuran 17/250 di bagian depan dan 17/300 di bagian belakang.

“Sampai sekarang saya juga bingung konsepnya apa, karena saya tidak ingin menganut satu aliran biar tak ada yang tiru. Kalau bisa orang lain yang tiru saya. Yang jelas kalau naik motor ini, Astrea Prima rasa GL,” ujarnya.
Keren, di Tangan Pria Ini Mesin GL Pro Disematkan ke Honda Astrea Prima
Untuk bagian kaki-kaki depan, Fajri mencomot satu set milik Honda GL Pro, mulai bagian segitiga, shockbreaker, hingga rem cakram.

Sementara di bagian belakang, dipasanglah shockbreaker Yoko dan gear custom di bagian ban belakang agar ban berukuran 31 itu tidak lantas terasa berat.

Untuk urusan mesin, Fajri mengaku tidak melakukan perombakan. Pasalnya, ia tidak suka kebut-kebutan.

“Mesinnya standar tak diutak-atik, karena memang tak seneng ngebut juga, yang penting kondisinya prima dan kuat nanjak kalau dibawa ke Puncak,” terangnya.

Spesifikasi Honda Astrea Prima 1991 milik Fajri:

Shockbreaker depan GL
Rem Cakram depan GL
Segitiga GL
Shockbreaker belakang Yoko
Ban Swallow 17/400
Pelek Champ depan 17/250, belakang 17/300
Knalpot CB 125

(Deni Suroyo – sisidunia.com)