Home » News » Jika Nantinya Salah Urus, Madura Bisa Beresiko Jadi Provinsi Gagal

Jika Nantinya Salah Urus, Madura Bisa Beresiko Jadi Provinsi Gagal



Madura – Wacana mengenai pendirian Provinsi Madura menuai pro dan kontra.

Jika Nantinya Salah Urus, Madura Bisa Beresiko Jadi Provinsi Gagal

Said Abdullah selaku Wakil Ketua Badan Anggaran DPR-RI yang juga merupakan putra daerah asal Sumenep, Madura, menyarankan jika aspirasi untuk berpisah dengan Provinsi Jawa Timur tidak dihadikan sebagai ajang permainan.

“Jangan sampai Provinsi Madura menjadi provinsi yang gagal,” kata Said Abdullah (Senin, 9/11/2015).

Said menjadikan aspek politik, ekonomi, sumber daya manusia, dan aspek sumber daya alam sebagai bahan pertimbanga pendirian Provinsi Madura.


Baca juga:

Prakiraan Cuaca Hari Ini, 5 November 2015, Sumatera Utara Diguyur Hujan Lebat
Ahok Pastikan UMP DKI 2016 Adalah Rp 3,1 Juta

“Daripada sekedar mengedepankan politik kekuasaan yang menurutnya akan berdampak membahayakan terhadap masa depan Madura nantinya,” kata Said.

Sesuai Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, syarat pendirian sebuah provinsi adalah memiliki lima kabupaten/kota. Namun Madura saat ini hanya memiliki empat kabupaten yakni; Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep. (Yayan – sisidunia.com)