sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Reshuffle Jilid II : PDIP Tidak Ingin Jatah Kursi Menterinya Dikurangi

Reshuffle Jilid II : PDIP Tidak Ingin Jatah Kursi Menterinya Dikurangi



Jakarta – Menkumham sekaligus kader PDIP Yasonna H Laoly mendapat sorotan oleh Indonesia Corruption Watch (ICW) akibat penurunan kinerja di bidang hukum.

Reshuffle Jilid II : PDIP Tidak Ingin Jatah Kursi Menterinya Dikurangi

Menanggapi hal ini, Andreas Hugo Pareira selaku Ketua DPP PDIP menegaskan jika jatah menteri dari partai dengan lambang banteng bermoncong putih itu harus tetap sebanyak 5 kursi seandainya Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan reshuffle kabinet jilid II.

“Secara umum (menteri PDIP) tidak perlu diganti. Tapi kalau ada diganti, yang penting 5 (kursi),” ujar Andreas usai diskusi bertajuk Reshuffle Datang Parpol Tegang di kawasan Cikini, Jakarta Pusat (Sabtu, 7/11/2015).

Andreas mendukung Yasonna dengan menyebutkan tidaklah mudah memadupadankan proses penegakan hukum dan penegakan HAM.


Baca juga:

Ahok Persilahkan Bupati Purwakarta Duduki Kursinya
Robby Abbas Di Vonis 16 Bulan Penjara, Bagaimana Dengan Artis PSK TM Dan SB ?

Seperti yang telah diketahui, Yasonna dianggap pro koruptor dengan memberikan remisi kepada para terpidana.

“Di situ balance memang tidak mudah, tapi saya lihat dalam perjalanan penyelenggaraan di Kemenkumham. Dia sangat perform, soal keimigrasian, ada beberapa dirjen dari segi dan bidang kerjanya terpisah sekarang,” tutup Andreas. (Yayan – sisidunia.com)