Home » News » Istri Ahok Pernah Mendapat Uang Misterius Rp 350 Juta, dari Siapakah ?

Istri Ahok Pernah Mendapat Uang Misterius Rp 350 Juta, dari Siapakah ?



Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) belum lama ini berbagi pengalamannya berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Peristiwa itu terjadi pada tahun 2007 silam.
Istri Ahok Pernah Mendapat Uang Misterius Rp 350 Juta, dari Siapakah ?
Kala itu, Ahok masih menjabat sebagai Bupati Belitung Timur, dan sedang mencalonkan diri sebagai Gubernur Provinsi Bangka Belitung. Salah satu syarat pencalonannya menjadi gubernur adalah melaporkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Dalam laporan yang diserahkan Ahok, KPK menemukan adanya pergerakan dana sebesar RP 350 juta yang diterima oleh istrinya, Veronica Tan.

“Saya diperiksa dari jam 07.30 sampai jam 12.00. KPK bilang, ‘Istri Bapak menerima uang Rp 350 juta. Ibu pernah terima uang ke rekening BCA. Itu dari Johansyah’,” ungkap Ahok saat diminta mengisi acara “Bung Hatta Anti Corruption Awards 2015”, yang digelar di Graha Niaga, Jakarta, Kamis (5/11/2015) kemarin.

“Saya lihat ke isteri saya, lalu saya mikir ‘Ada apa ini?’ ha-ha-ha” gurau Ahok.

Ahok pun meminta KPK untuk mengecek asal muasal dana tersebut. Ternyata benar, dana tersebut berasal dari Johansyah. Pengusaha tersebut membeli alat berat Komatus yang dimiliki oleh Ahok-Veronica.

“Alat berat itu milik kami (Ahok-Veronica) pribadi. Karena bokek saya jual itu alat,” lanjut Ahok.

Ahok terpaksa menjual alat berat tersebut untuk membiayai manuver politiknya mencalonkan diri menjadi Gubernur Bangka Belitung.


Baca juga

Militer AS Waspadai Nuklir Korea Utara Yang Bisa Mencapai Chicago

Risma Tak Tertarik Bertarung dengan Ahok di Pilgub Jakarta 2017

Selain itu, KPK juga menemukan catatan mencurigakan saat Ahok masih menjadi Anggota DPR RI pada tahun 2010, yakni berupa aliran dana sebesar RP 100 juta yang terjadi sebanyak tiga kali.

“KPK mempertanyakan penerimaan tiga kali uang Rp 100 juta, ‘Ini dari siapa?’ waduh, saya juga kaget, saya lupa. Sekarang giliran isteri saya lihatin saya, wah ‘Laki gue punya pacar’,” candanya.

“Ternyata saya jual saham perusahaan karena mau beli tanah, untuk siap-siap mencalonkan diri jadi Gubernur DKI pada 2012, jadi harus saya jual,” papar Ahok.

Ke depannya, Ahok mengharapkan bahwa seluruh pejabat negara di Indonesia memiliki keterbukaan mengenai sumber kekayaannya. Sebab, jika bersih, buat apa risih? (Deni Suroyo – sisidunia.com)