Home » Gaya Hidup » Awas, Konsumsi Gula Berlebihan Bisa Mengganggu Metabolik Hingga Stroke

Awas, Konsumsi Gula Berlebihan Bisa Mengganggu Metabolik Hingga Stroke



Jakarta – Para ahli kesehatan mengatakan bahwa dengan mengurangi konsumsi gula setiap harinya, maka kita bisa menurunkan resiko terjadinya penyakit. Dalam sebuah studi dimana responden tidak memasukkan gula sama sekali ke dalam tubuhnya selama sembilan hari, dengan asupan kalori dari sumber lainnya tidak dikurangi, dihasilkan bahwa secara signifikan, responden tersebut mampu menurunkan kolesterol, tekanan darah, serta meningkatkan fungsi hati.
Awas, Konsumsi Gula Berlebihan Bisa Mengganggu Metabolik Hingga Stroke
Para ilmuwan yang terlibat dalam studi tersebut mengatakan bahwa metabolisme tubuh kita menjadi tidak sehat bukan karena adanya asupan kalori, melainkan karena adanya asupan gula. Ya, gula dianggap sebagai “antagonis” yang menyebabkan penurunan kesehatan seseorang.

Adapun penelitian ini ditujukan untuk mengamati efek pembatasan konsumsi gula seseorang terhadap sindrom metabolik. Sindrom Metabolik merupakan sekelompok kondisi biologis yang bisa meningkatkan resiko serangan jantung, stroke, dan diabetes tipe dua. Contoh kondisi biologis tersebut antara lain peningkatan tekanan darah, kadar kolesterol, kadar gula, dan sebagainya.

Seperti dilansir dari Daily Mail (Jumat, 30/102/105), Komite Penasehat Ilmiah Pemerintah Inggris yang fokus meneliti nutrisi pada makanan menjelaskan bahwa saat ini, telah banyak bukti yang menunjukkan bahwa konsumsi gula dapat meningkatkan resiko terjadinya diabetes tipe dua, obesitas, hingga kanker.

Komite tersebut juga mengingatkan bahwa sepertiga dari asupan gula pada anak-anak didapatkan dari minuman ringan dan jus buah dalam kemasan yang biasa dijual di toko-toko swalayan. (Deni Suroyo – sisidunia.com)