Home » Gaya Hidup » Otot Leher Anda Sering Terasa Kaku ? Begini Cara Mengatasinya

Otot Leher Anda Sering Terasa Kaku ? Begini Cara Mengatasinya



Jakarta – Masyarakat modern lebih banyak menghabiskan hari-harinya untuk bekerja di depan komputer. Ketika sudah pulang ke rumah atau bahkan hari libur, mereka masih sering menengadah menonton televisi atau bermain internet di depan keomputer atau laptop.
Otot Leher Anda Sering Terasa Kaku ? Begini Cara Mengatasinya
Seperti dilansir dari timesofindia (Jumat, 30/10/2015), kegiatan seperti ini bisa memicu terjadinya kelelahan pada otot leher. Akibatnya, otot leher anda terasa kaku, dan akan timbul rasa nyeri atau linu.


Baca juga

Mengapa Harga Obat Paten Lebih Mahal Dibanding Obat Generik ?

Simak Tutorial Hijab Belah Samping Modern Ala Hijaber Asal Amerika

Untuk mengatasi masalah otot leher ini, anda juga harus berhati-hati. Gerakan stretching yang asal-asalan justru bisa menyebabkan anda cedera.

Melihat keadaan ini, sisidunia.com akan membahas latihan sederhana untuk mengurangi ketegangan pada otot leher.

1. Miringkan leher

Miringkan leher secara bergantian ke kanan dan ke kiri. Lakukan dengan keadaan pundak yang tegap. Ketika memiringkankan kepala, tahan dengan tangan anda beberapa saat sampai terasa ada rasa tarikan di bagian leher. Lakukan secara perlahan, dengan 5 sampai 10 pengulangan.

2. Tunduk-tegapkan kepala

Latihan ini serupa dengan latihan memiringkan kepala, hanya saja dilakukan dengan menundukkan lalu menengadahkan kepala. Lakukan secara perlahan, dengan 5 sampai 10 repetisi.

3. Gerakan memutar leher

Lakukan gerakan melingkar atau memutar pada kepala dan leher anda secara perlahan. Arahkan putaran mengikuti arah jarum jam sebanyak 1 putaran, lalu putar ke arah sebaliknya. Ulangi 5 sampai 10 kali.

4. Tempatkan kedua tangan di bawah dagu

Tempatkan kedua tangan anda di bawah dagu, lalu dorong ke atas hingga kepala anda menengadah (mirip gerakan nomor 2). Tapi, kali ini tahan posisi kepala anda tersebut 5 sampai 10 detik. Lakukan gerakan ini dengan pengulangan 5 kali.

Selamat mencoba. Semoga lekas sembuh. (Deni Suroyo – sisidunia.com)