sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » Gaya Hidup » Hanya dengan Mengendus, Wanita Ini Bisa Deteksi Penyakit Parkinson

Hanya dengan Mengendus, Wanita Ini Bisa Deteksi Penyakit Parkinson



Edinburgh – Seorang wanita di Inggris dikabarkan memiliki kemampuan yang luar biasa. Ia disebutkan mampu mendeteksi penyakit Parkinson hanya dengan cara mengendusnya.
Hanya dengan Mengendus, Wanita Ini Bisa Deteksi Penyakit Parkinson
Wanita tersebut bernama Joy Milne. Penemuan ini pertama kali diutarakan oleh ilmuwan dari University of Edinburgh, Inggris.

“Aku selalu bisa mencium bau yang orang lain tak bisa,” ungkap wanita 65 tahun tersebut.

Kemampuan Joy tersebut menjadi semakin menakjubkan ketika pada suatu saat dirinya bisa merasakan perubahan pada aroma tubuh sang suami, Les, yang belakangan memang terdeteksi menderita penyakit Parkinson.

“Baunya berubah dan ini cukup sulit dideskripsikan,” sambung Joy.

“Itu terjadi tiba-tiba, sangat lembut, sebuah bau rusa yang kuat. Aku kadang mendapat bau di saat-saat tertentu,” tambahnya lagi.


Baca juga

Cape Dress, Busana Cantik Yang Kini Disukai Artis Muda Indonesia

Rebusan Daun Sirih Menjadi Andalan Roro Fitria Rawat Organ Intim

Awalnya, Joy tidak mengetahui aroma apa yang ia rasakan tersebut. Lalu, pada suatu saat Joy memutuskan untuk menghadiri sebuah acara amal Parkinson di Inggris. Dalam acara tersebut, ternyata para penderita Parkinson memiliki aroma yang sama dengan suaminya.

Kemampuan Joy ini kemudian ditemukan oleh peneliti dari University of Edinburgh. Joy kemudian diminta untuk membedakan enam kaos yang dipakai seharian oleh orang sehat dan enam kaos yang dipakai oleh penderita Parkinson. Hasilnya, Joy bisa menjawab dengan benar 11 dari 12 kaos yang diujikan tadi.

Berkat penemuan ini, University of London dan Manchester mulai mengembangkan pendekatan yang berbeda dalam proses deteksi dini penyakit Parkinson. Sebab, selama ini penyakit syaraf tersebut sangat sulit didiagnosa. (Deni Suroyo – sisidunia.com)