sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » Gaya Hidup » Disunat, Bocah Lucu Berusia 2 tahun Ini Mengalami Pendarahan dan Meninggal Dunia

Disunat, Bocah Lucu Berusia 2 tahun Ini Mengalami Pendarahan dan Meninggal Dunia



Ontario – Seorang bayi di Kanada dilaporkan meninggal dunia setelah disunat. Bayi berusia dua tahun bernama Ryan Heydari tersebut mengalami pendarahan selama beberapa minggu setelah disunat.
Disunat, Bocah Lucu Berusia 2 tahun Ini Mengalami Pendarahan dan Meninggal Dunia
Seperti dilansir dari Metro (Rabu, 27/10/2015), diberitakan bahwa dokter memang menyarankan agar kedua orangtua Ryan menyunatkan puteranya demi alasan kesehatan. Awalnya, John dan Homa Heydari tidak setuju dengan saran dokter tersebut.

Setelah dokter berhasil meyakinkan John dan Homa, akhirnya merea pun setuju menyunatkan Ryan. Bayi tersebut menjalani sunat dengan metode operasi.

Setelah disunat, ternyata Ryan mengalami pendarahan yang sulit dihentikan. Akibatnya, ia harus kehilangan 40 persen darahnya dalam kurun waktu seminggu. Ryan pun mengalami syok hypovolemik sebelum menghembuskan naafs terakhirnya.

Adapun syok hypovolemik adalah sebuah keadaan biologis dimana seseorang kehilangan terlalu banyak darah atau cairan tubuh, dan jantung tidak bisa lagi memompa darah ke seluruh bagian tubuh.

“Kami sangat terkejut dan kami tidak tahu bagaimana menghibur diri dengan kematian Ryan. Kami berharap dokter lebih berhati-hati terhadap pasiennya agar tidak ada lagi kejadian seperti ini,” terang Homa Heydari.

John dan Homa pun melayangkan surat keluhan kepada otoritas medis setempat. Mereka berharap bahwa ke depannya, dokter bisa lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan medis “berat” seperti misalnya operasi, dengan mempertimbangkan berbagai resiko yang mungkin bisa dialami oleh si pasien. (Deni Suroyo – sisidunia.com)