Home » News » Dinilai Telah Langgar HAM, 300 Lebih Akademisi Inggris Boikot Israel

Dinilai Telah Langgar HAM, 300 Lebih Akademisi Inggris Boikot Israel



London – Lebih dari 300 orang akademisi dari lembaga pendidikan tinggi di Inggris mengumumkan bahwa mereka memboikot Israel. Aksi ini mereka lakukan sampai Israel diadili sesuai dengan hukum internasional terkait aksi-aksi kekerasan yang terjadi di Palestina.
Dinilai Telah Langgar HAM, 300 Lebih Akademisi Inggris Boikot Israel
Seperti dilansir dari The Independent (Selasa, 27/10/2015), profesor dari 72 universitas di Inggris menyatakan bahwa mereka akan menolak segala macam bentuk invitasi seminar atau kerjasama penelitian dengan lembaga pendidikan Israel sebelum tuntutannya dipenuhi. Akademisi yang menyatakan sikapnya ini berasal dari institusi seperti Universitas Cambridge, London School of Economic , dan Universitas Queen di Belfast.


Baca juga

Seorang Warga Palestina Kembali Menjadi Korban Penembakan Tentara Israel di Hebron

Disunat, Bocah Lucu Berusia 2 tahun Ini Mengalami Pendarahan dan Meninggal Dunia

Meski demikian, para profesor tersebut menyatakan masih bersedia bekerjasama dengan rekan-rekannya sesama akademisi asal Israel bila penelitian atau kerjasama tersebut dilakukan atas nama individu, dan bukan atas nama kampusnya.

“Kamis sangat terganggu oleh pendudukan ilegal Israel atas tanah Palestina, pelanggaran hak asasi manusia dan sikap Israel yang tampak jelas menolak setiap penyelesaian secara layak,” tulis pernyataan tersebut.

Salah satu akademisi kenamaan yang juga bergabung dalam aksi ini adalah fisikawan Stephen Hawking. Ia dikabarkan menarik diri dari sebuah konferensi besar di Israel pada bulan lalu yang dipicu oleh sikap semena-mena tentara Israel terhadap warga Palestina. (Deni Suroyo – sisidunia.com)