sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Tony Blair Akui Menginvasi Irak Justru Melahirkan Militan ISIS

Tony Blair Akui Menginvasi Irak Justru Melahirkan Militan ISIS



London – Mantan Perdana Menteri (PM) Inggris, Tony Blair, mengakui bahwa keputusan negara-negara Barat melakukan invasi militer ke Irak pada tahun 2003 silam merupakan sebuah keputusan yang buruk. Sebab, Blair menilai bahwa invasi tersebut justru melahirkan kelompok-kelompok militan seperti Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).
Tony Blair Akui Menginvasi Irak Justru Melahirkan Militan ISIS
Seperti dilansir dari The Independent (Minggu, 25/10/2015), pernyataan Blair ini disampaikannya pada sebuah wawancara dengan televisi CNN. Pembawa acara Fareed Zakaria menyodorkan pertanyaan tentang perasaan yang dirasakan oleh pria kelahiran Skotlandia tersebut, apakah ia menyesal dengan invasi tersebut, mengingat Saddam Hussein tak pernah terbukti memiliki senjata pemusnah massal.

“Saya meminta maaf atas kesalahan pihak intelijen dalam menyediakan informasi mengenai keberadaan senjata pemusnah massal. Melihat apa yang terjadi di Irak sekarang adalah sebuah risiko ketika kita menjatuhkan sebuah rezim pemerintahan,” jawab Blair.

“Namun, saya tidak perlu meminta maaf atau menyesali keputusan untuk menjatuhkan Saddam Hussein sebagai Presiden Irak,” sambung pria berusia 62 tahun tersebut.

Blair menilai bahwa kesalahannya untuk mengirimkan pasukan ke Irak tidak akan mempengaruhi elektabilitas dirinya di Inggris. Meski lawan politik menuduhnya sebagai penjahat perang, rakyat Inggris masih bersedia memberikan kepercayaan kepada Blair untuk memimpin mereka sebelum akhirnya ia melepaskan jabatan tersebut pada tahun 2007 lalu. (Deni Suroyo – sisidunia.com)