Home » News » Ribuan Warga Israel Paksa Pemerintahnya Berdamai dengan Palestina

Ribuan Warga Israel Paksa Pemerintahnya Berdamai dengan Palestina



Tel Aviv – Ribuan warga Israel dikabarkan terlibat aksi turun ke jalan di Kota Tel Aviv, Sabtu (24/10/2015) malam waktu setempat. Mereka menyerukan pembicaraan damai terbaru dengan pihak Palestina. Suara rakyat Israel ini memang sejalan dengan upaya Internasional untuk menghentikan bentrokan antara Palestina dan Israel yang telah terjadi selama satu bulan terakhir.
Ribuan Warga Israel Paksa Pemerintahnya Berdamai dengan Palestina
Demonstran di dilaporkan bergerak dari Bundaran Rabin, yang terletak di tengah kota Tel Aviv, menuju kompleks pertahanan Hakirya –lokasi kantor Kementerian Pertahanan Israel. Sekitar 6.000 orang pengikut “sayap kiri” Israel iktu berpartisipasi dalam aksi ini.

“Orang Yahudi dan Arab menolak jadi musuh!” seru demonstran.

“Dua negara buat dua bangsa, Israel dan Palestina!” sahut lainnya.

“Hari-hari sulit ini, hari-hari kerusuhan, ketakutan dan rasa sakit, hanya memperkuat pemahaman kami bahwa takkan ada keamanan sejati di sini sampai ada perdamaian melalui penyelesaian damai,” terang penyelenggara aksi tersebut.


Baca juga

Ahok Panggil Profesional Indonesia Di Singapura Untuk Benahi Kinerja BUMD

Dari Menyelundupkan Minyak, ISIS Bisa Dapatkan Dana Rp 680 Milyar per Bulan

Zehava Galon, pemimpin faksi sayap-kiri Meterz, tampak berpidato di depan para demonstran. Ia menuding Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu, telah gagal memberikan rasa aman kepada rakyat.

“Netanyahu, kamu telah gagal. Kamu telah gagal menyediakan keamanan pribadi buat rakyat Israel; kamu telah gagal dalam mengusulkan setiap visi bagi perubahan nyata,” ucap Galon.

Pemimpin lembaga Peace Now, Yariv Oppenheimer, menyalahkan pihak pemerintah dan pemimpin berhaluan ultra-nasionalis atas konflik yang pecah dalam sebulan terakhir ini.

“Mereka membawa seluruh negeri ini jadi sandera perang agama yang tak perlu, dan kita semua harus membayar tebusannya,” ujarnya. (Deni Suroyo – sisidunia.com)