sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Adi Purnomo, Wakil Ketua DPRD Kerinci Diduga Lakukan Tindakan Asusila terhadap Wanita Bersuami

Adi Purnomo, Wakil Ketua DPRD Kerinci Diduga Lakukan Tindakan Asusila terhadap Wanita Bersuami



Kerinci – Masalah pelik tengah dihadapi oleh Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kerinci, Adi Purnomo. Politisi dari PDIP tersebut dituduh telah melakukan tindakan asusila terhadap wanita yang telah bersuami.
pejabat, tindakan asusila, pemerkosaan, perkosaan, DPRD, Ketua, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, Kerinci, Adi Purnomo
Menurut berita yang beredar, Adi telah melakukan pemerkosaan terhadap Melati (bukan nama sebenarnya, red). Melati merupakan seorang warga Desa Batu Hampar, Kecamatan Kayu Aro.

Informasi yang diterima pers mengatakan bahwa pemerkosaan tersebut berawal pada Agustus 2015 lalu, sekitar pukul 16.00 WIB. Setelah puas melakukan permerkosaan yang pertama, Adi dituduh melakukannya lagi di waktu yang tidak disebutkan. Kelakuan bejat tersebut dilakukannya sebanyak dua kali di dalam mobil dinas Wakil Ketua DPRD Kerinci, BH 8 DZ.

Dikisahkan bahwa saat itu, Adi sedang membuka turnamen motocross. Kebetulan, Melati ingin membuka kios untuk berjualan dalam event tersebut. Ketika dihubungi korban, Adi mengaku bisa membantu, dan meminta untuk bertemu.

Ketika hari pertemuan tiba, Melati diminta masuk ke dalam mobil Adi. Bukannya membicarakan soal motocross, Adi justru memaksa Melati untuk berhubungan badan dengannya. Melati tak bisa keluar dari mobil karena pintunya sedah terlanjur dikunci.

Pada kejadian kedua, Adi sudah mulai berani mengunjungi rumah Melati. Saat itu, kebetulan suami melati sedang dinas ke Duri, Riau. Ketika Adi sudah memarkirkan mobilnya di samping rumah Melati, perempuan ini dipanggil keluar, disuruh masuk ke dalam mobil, dan keduanya kembali esek-esek di mobil.


Baca juga

Netanyahu Sebut Tokoh Muslim telah Pengaruhi Hitler untuk Bunuh Jutaan Kaum Yahudi

ISIS Terbangkan Kondom ke Udara untuk Redam Serangan Jet Tempur Rusia

Sudah tak tahan dengan “penyiksaan” tersebut, Melati akhirnya melaporkan kepada suaminya. Kasus ini dikabarkan sempat masuk ke level pemerintahan Desa Batu Hampar. Namun belum jelas bagaimana penyelesaiannya.

Adi sendiri menilai bahwa kasus ini hanya mengada-ada dan sarat kepentingan politik.

“Oh, biasa diisukan begitu, orang politik. Kalau tertangkap mesum, digebukin, ada video bukti, itu baru. Sekarang nuansa politik kan tinggi,” ujar Adi. (Deni Suroyo – sisidunia.com)