Home » Gaya Hidup » Simak Cerita Seru Driver Gojek yang Melihat Penumpang Cantiknya Buka Baju dan Dibayar Rp 300 Ribu

Simak Cerita Seru Driver Gojek yang Melihat Penumpang Cantiknya Buka Baju dan Dibayar Rp 300 Ribu



Jakarta – Tidak mudah menjadi pengemudi Gojek. Selain ketatnya persaingan untuk memperoleh orderan, tak jarang pengemudi juga harus melayani permintaan aneh-aneh dari sang pemberi orderan.
Simak Cerita Seru Driver Gojek yang Melihat Penumpang Cantiknya Buka Baju dan Dibayar Rp 300 Ribu
Ada sebuah cerita unik yang pernah dialami oleh pengemudi Gojek bernama Wawan. Dirinya mengaku pernah diminta menemani penumpang perempuannya selama sekitar setengah hari.

Pengalaman aneh ini terjadi sekitar satu setengah bulan yang lalu. Saat itu, Wawan sedang mencucikan mobil di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat. Jam menunjukkan pukul 23.00 WIB, dan Wawan memutuskan untuk berhenti menerima orderan penumpang.

Tak lama setelah melihat jamnya, smartphone milik Wawan berbunyi, tanda datangnya orderan. Ketika dilihat, yang memesan jasa Gojek tersebut adalah seorang perempuan yang lokasinya tak jauh dari posisinya sekarang.

Dia pun langsung menerima orderan tersebut. Karena tak membawa motor, ia meminjam motor dari salah satu pegawai cuci mobil, dan menjaminkan mobilnya yang sedang dicuci tadi.

“Di orderan tertera minta dianter ke Red Top Hotel, Pecenongan, Jakarta Pusat. Yang saya tahu, di sana itu ada klab juga. Tanpa mikir panjang, yah saya ambil,” kenang Wawan

Wawan pun meluncur ke lokasi pemesan order. Ketika sampai, ia mendapati perempuan yang memang sedang berbusana layaknya orang yang ingin pergi ke klub malam.

Setelah mengantar perempuan tadi ke lokasi yang ingin ditujunya, Wawan tidak langsung mendapatkan bayarannya. Perempuan tadi malah memintanya menemani masuk ke dalam klub.

“Setelah sampai di lokasi, saya disuruh masuk nemenin dia. Kebetulan saya emang lagi rapih,” ujarnya.

Karena merasa urusan dengan klien ini belum selesai (pembayarannya), dan disertai pertimbangan beberapa hal, Wawan pun mengiyakan ajakan perempuan tersebut.

“Saya nemenin dia sampai pukul 2.30, itu Malam Minggu, sebulan lalu. Di sana saya nemenin, dia ngerokok, minum, terus dia joget-joget,” terangnya.

Puas pesta-pesta di klub tadi, perempuan tersebut pun meminta Wawan untuk mengantarkannya pulang kembali ke kosnya yang berada di kawasan Kemayoran. Wawan mengatakan bahwa tarif mengantarkan pulang ini sudah tidak lagi menggunakan standar Gojek, melainkan dengan harga ojek biasa.

“Yah akhirnya saya anterin dia lagi ke kos,” lanjutnya.

Sampai dikos, Wawan kembali tidak dibayar. Ia pun menunggu diluar. Diduga karena pengaruh alkohol yang cukup berat, perempuan tadi keluar dan menyuruhnya masuk.

“Dia lalu buka baju,” ucap Wawan kaget.

Kemudian, perempuan teler tadi menyuruh Wawan duduk menunggunya yang sedang mandi. Sejam kemudian, perempuan tadi membayar Wawan denganuang Rp 300 ribu.

“Dia kasih saya Rp300 ribu, lalu saya pulang,” tutupnya. (Deni Suroyo – sisidunia.com)