sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » Gaya Hidup » Cerita Pilu Seorang Istri 26 Tahun : “Poligami Itu Menyakitkan”

Cerita Pilu Seorang Istri 26 Tahun : “Poligami Itu Menyakitkan”



Jakarta – Meski mayoritas penduduk Indonesia memeluk agama Islam, masalah poligami masih menjadi sebuah polemik tersendiri. Kisah istri yang harus membagi cinta suaminya dengan wanita lain seringkali terdengar memilukan, seperti yang dialami oleh seorang wanita bernama Ana Supriyana Abdul Hamid.
Cerita Pilu Seorang Istri 26 Tahun : "Poligami Itu Menyakitkan"
Belum lama ini, Ana membagikan kisah sedihnya di media sosial. Dalam sebuah video yang menampilkan tulisan tangannya, Ana pun mulai menceritakan kisahnya ketika sang suami memilih untuk berpoligami.

Ana bercerita bahwa sebenarnya ia tidak menentang hukum Islam yang memperbolehkan praktik poligami. Namun demikian, ia mengungkapkan bahwa hatinya belum siap jika cinta suaminya harus terbagi dengan wanita lain.

Ana, yang tampak mengenakan hijab dan cadar hitam, mengatakan bahwa dirinya adalah perempuan biasa yang memiliki dua orang anak. Sang suami memutuskan untuk menikah lagi ketika Ana sedang mengandung anak ke-3.

Disebutkan bahwa saat ini Ana baru berusia 26 tahun. Sang suami, yang merupakan seorang pengusaha travel di wilayah Gorontalo, mengutarakan niatnya untuk poligami ketika Ana berusia 25 tahun, atau dengan kata lain, setahun yang lalu.


Baca juga

Hati-hati, Duduk Lama Bisa Meningkatkan Resiko Pembekuan Darah

Relaksasi Selama 3 Menit Penting Bagi Traveler Yang Telah Lakukan Perjalanan Jauh

Meskipun sudah mencoba sabar dan ikhlas, lama-kelamaan Ana merasa tak kuat lagi. Ia pun sampai pada titik pasrah.

“Poligami itu menyakitkan, saya tidak tahan lagi. Saya memohon petunjuk Allah, hati saya tergerak membuka 2S. An Nisa ayat 129-130,” tulis Ana.

“Dan kamu sekali-kali tidak akan dapat berlaku adil di antara istri-istri (mu), walaupun kamu sangat ingin berbuat demikian, karena itu janganlah kamu terlalu cenderung (kepada yang kamu cintai), sehingga kamu biarkan yang lain terkatung-katung. Dan jika kamu mengadakan perbaikan dan memelihara diri (dari kecurangan), maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” [An-Nisa: 129]

“Jika keduanya bercerai, maka Allah akan memberi kecukupan kepada masing-masingnya dari limpahan karunia-Nya. Dan adalah Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Bijaksana.” [An-Nisa: 130]

Lebih lengkapnya, simak video berikut ini.

(Deni Suroyo – sisidunia.com)