Home » Travel & Kuliner » Punya Kekayaan Peninggalan Budaya Dunia, Iran Gencar Promosikan Wisata

Punya Kekayaan Peninggalan Budaya Dunia, Iran Gencar Promosikan Wisata



Teheran – Wakil Presiden Iran, Masoud Soltanifar, mengatakan bahwa negara tersebut sedang bersiap untuk menghadapi “gelombang tsunami” wisatawan asing setelah negara-negara Barat sepakat untuk mencabut sanksi ekonomi yang dijatuhkan kepada Iran.
Punya Kekayaan Peninggalan Budaya Dunia, Iran Gencar Promosikan Wisata
Soltanifar, yang juga menjabat sebagai Kepala Organisasi Turis, Kerajinan Tangan, dan Warisan Budaya Iran, mengatakan bahwa kebijakan moderat yang dikeluarkan oleh Presiden Iran, Hassan Raouhani, serta penghapusan visa masuk ke negara tersebut merupakan sebuah langkah untuk menarik wisatawan asing untuk kembali datang dan menikmati eksotisme budaya Iran.

Seperti dilansir dari Associated Press (Minggu, 18/10/2015), Iran sendiri memang memiliki banyak sekali peninggalan sejarah dari kebudayaan-kebudayaan besar di dunia. Melihat potensi ini, Iran pun akan segera membuka peluang paket investasi dari sekitar 1.300 proyek pariwisata yang akan mereka selenggarakan. Sebagaimana ditetapkan oleh UNESCO, Iran merupakan rumah bagi 19 warisan budaya dunia.

Sekedar melihat ke belakang, sebelum dijatuhi sanksi ekonomi oleh negara-negara Barat, jumlah kunjungan wisatawan asing ke Iran tumbuh sebesar 12 persen hanya dalam waktu dua tahun. Data pada tahun 2014 menunjukkan bahwa Iran telah menerima lima juta pelancung asing, dengan penghasilan dari sektor pariwisata mencapai USD 7,5 miliar, atau setara dengan Rp 102 triliun.

“Pascapenghapusan sanksi, turisme adalah sebuah industri yang bakal mendapatkan kekuatan dari pada sektor lainnya,” ujar Soltanifar.

“Turisme tentunya menjadi penggerak mesin ekonomi Iran setelah dihantam resesi akibat sanksi. Sektor turisme Iran juga menjadi pasar menggiurkan bagi investor asing. Kami sedang bersiap-siap menghadapi gelombang tsunami wisatawan setelah sanksi dicabut,” lanjutnya lagi. (Deni Suroyo – sisidunia.com)