sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » TOS-1A Heavy Flamethrower System, Alutsista Canggih Penghujam Roket Milik Rusia

TOS-1A Heavy Flamethrower System, Alutsista Canggih Penghujam Roket Milik Rusia



Moskow – Nampaknya keberadaan kelompok Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) di Suriah akan semakin terancam. Pasalnya, Rusia telah mulai menggerakkan salah satu senjata mematikannya, yakni peluncur roket TOS-1A Heavy Flamethrower System.
TOS-1A Heavy Flamethrower System, Alutsista Canggih Penghujam Roket Milik Rusia
Dengan dikerahkannya TOS-1A, menandakan bahwa Rusia semakin serius untuk menghujani wilayah-wilayah kekuasaan ISIS dengan roket-roket berdaya hancur tinggi. Roket-roket yang dimuntahkan oleh TOS-1A juga dikenal memiliki daya bunuh massal yang tidak main-main.

Foto terkini yang mulai beredar di media sosial Twitter menunjukkan bahwa setidaknya satu unit peluncur roket TOS-1A, dengan hulu ledak jenis “thermobaric”, telah terpasang pada badan Tank T-72 yang dipakai oleh militer Suriah. Roket thermobaric, yang berjuluk “Blazing Sun” inilah yang sangat berbahaya.


Baca juga

Rusia Klaim Serangan Udaranya Telah Tewaskan Ratusan Militan ISIS

Rusia Terjunkan Helikopter Canggih Mi-24 untuk Bombardir ISIS

Media berita Rusia, Rusvesna, menyebutkan bahwa sistem persenjataan TOS-1A “Solntsepyok” tiba di tanah Suriah belum lama ini. Meski demikian, tidak disebutkan berapa unit TOS-1A yang akan digunakan.

Kemunculan peluncur roket yang mampu menembakkan 24 roket sekaligus ini dinilai menjadi ancaman paling berbahaya bagi ISIS yang saat ini telah cukup kocar-kacir akibat serangan udara Rusia yang dimulai sejak 30 September 2015 lalu.

Adapun informasi yang beredar mengatakan bahwa militer Suriah akan menggelar operasi militer besar-besaran untuk menyerang wilayah Jobar, yang berada di timur Damaskus dan Aleppo. Dalam operasi militer ini, Suriah diperkirakan akan mulai mencoba kedahsyatan TOS-1A. (Deni Suroyo – sisidunia.com)