sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » Gaya Hidup » Menurut Islam, Istri yang Sedang Haid Bisa Memberikan Kepuasan kepada Suami dengan Cara Ini

Menurut Islam, Istri yang Sedang Haid Bisa Memberikan Kepuasan kepada Suami dengan Cara Ini



Jakarta – Ketika istri sedang menstruasi atau datang bulan, tentunya tidak boleh melakukan hubungan seksual. Namun demikian, kadangkala di momen-momen seperti itu, suami justru sedang menginginkan “jatah” kebutuhan biologisnya.
Menurut Islam, Istri yang Sedang Haid Bisa Memberikan Kepuasan kepada Suami dengan Cara Ini
Dalam Islam, menolak keinginan suami memang sangat tidak dianjurkan, karena istri memang diwajibkan untuk melayani kebutuhan sang suami. Namun jika istri sedang haid, apakah masih memungkinan untuk melakukan hubungan intim, tanpa melanggar larangan kesehatan dan agama?

Ternyata, ada beberapa hal yang bisa dilakukan istri untuk melayani kebutuhan seksual suaminya. Cara-cara tersebut antara lain sebagai berikut:

1. Bercumbu dan Bermesraan

Ketika istri sedang haid, melakukan cumbuan dan bermesraan selain di daerah antara pusar sampai lutut istri hukumnya adalah halal.

“Jika saya haid, Rasulullah menyuruhku untuk memakai sarung kemudian beliau bercumbu denganku.” (HR. Ahmad)

2. Boleh Melakukan Segala Sesuatu dengan Tubuh Istri Kecuali Berhubungan Seks

Allah SWT berfirman :

“Mereka bertanya kepadamu tentang haid. Katakanlah: “Haid itu adalah suatu kotoran”. Karena itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita ketika haid..” (QS. Al-Baqarah: 222)

Berhubungan dengan ayat diatas, Ibnu Qudamah berkata,

“Ketika Allah hanya memerintahkan untuk menjauhi tempat keluarnya darah, ini dalil bahwa selain itu, hukumnya boleh.” (Al-Mughni, 1/24)

Selain itu, terdapat pula hadits lain dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, yang muncul ketika para sahabat menanyakan tentang istri mereka yang sedang berada pada masa haid. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Lakukanlah segala sesuatu (dengan istri kalian) kecuali nikah.” (HR. Muslim)

Ketika menjelaskan hadis ini, Imam At-Thibi mengatakan,

“Makna kata ‘nikah’ dalam hadis ini adalah hubungan intim.” (Aunul ma’bud, 1/302)

3. Melakukan Masturbasi dengan Bantuan Tangan Istri

Pada dasarnya, mengeluarkan mani dengan selain tubuh istri adalah perbuatan yang terlarang, sebagaimana firman Allah SWT

Orang-orang yang menjaga kemaluannya, Kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak yang mereka miliki; Maka Sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela. Barangsiapa mencari yang di balik itu, maka mereka Itulah orang-orang yang melampaui batas. (QS. Al-Mukminun: 5-7)

Namun demikian, bila anda melakukan masturbasi dengan bantuan tangan istri, maka hal tersebut masih boleh dilakukan.

(Deni Suroyo – sisidunia.com)