Home » News » Hati-hati, Coretan di Tembok dan Pagar Rumah Bisa Berarti Kode bagi Perampok

Hati-hati, Coretan di Tembok dan Pagar Rumah Bisa Berarti Kode bagi Perampok



Bogor – Pelaku pencurian atau perampokan ternyata memiliki kode atau tanda sendiri sebelum melakukan aksinya. Tanda tersebut salah satunya berupa coretan yang mereka torehkan pada pintu pagar atau tembok rumah yang menjadi incarannya.
Hati-hati, Coretan di Tembok dan Pagar Rumah Bisa Berarti Kode bagi Perampok
Tanda-tanda tersebut sudah disebarkan oleh Humas Mabes Polri ke seluruh jajaran Polres di seluruh wilayah di Indonesia. Melalui Sub Bagian Humas-nya masing-masing, Polres pun telah menyebarkan kode dan tanda tersebut ke tingkat masyarakat, satpam, dan juga hansip di kawasan permukiman.

“Sudah disebar agar warga selalu waspada,” terang AKP Ita Puspita Lena, Kasubag Humas Polres Bogor.

Ita pun menjelaskan, bila warga menemuka tanda-tanda semacam ini, seperti di tembok, pagar, tiang listrik, dan sejenisnya, sebaiknya segera dihapus atau di cat ulang dengan memblok tanda tersebut. Atau bila perlu, laporkan ke aparat RT setempat.

“Atau secepatnya lapor ke aparat RT setempat dan polisi, karena ada indikasi maling atau perampok sedang mengincar lingkungan anda,” himbau Ita.

Adapun tanda tersebut antara lain:

Cross merah : ada penjaga
Cross putih : tidak ada penjaga.
PA : posisi aman
524 : indikasi jam-jam aman melakukan aksi.
Strong : direkomendasikan untuk menjadi target aksi.

Sebagai contoh, bila ada tulisan PAB2 524-STRONG, maka artinya:

-PA adalah “posisi man”,

-B2 itu “alamat posisi rumah” (misalnya B2-Buaran blok 2 ),

-524 berarti “jam-jam terbaik untuk melakukan aksi” (5 menunjukan pukul 17.00 – 19.00, 24 menunjukkan pukul 02.00 – 04.00 dini hari)

-STRONG artinya “lokasi aman untuk melakukan aksi”

-Lalu, ada pula tambahan tanda cross (silang) merah yang menandakan ada tidaknya penjaga atau satpam di rumah atau di sekitar rumah target.

(Deni Suroyo – sisidunia.com)