sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » Techno » Siapa Sangka Jika Gadis Jepang yang Cantik Ini Hanyalah Sebuah Hasil Rekayasa Komputer

Siapa Sangka Jika Gadis Jepang yang Cantik Ini Hanyalah Sebuah Hasil Rekayasa Komputer



Tokyo – Dunia maya baru-baru ini diramaikan dengan postingan yang membahas tentang foto seorang gadis cantik Asia, yang diduga berasal dari Jepang. Terlihat cantik dan nampak seperti gadis usia SMA, ternyata sosok bernama “Saya” ini bukanlah gadis nyata.
Siapa Sangka Jika Gadis Jepang yang Cantik Ini Hanyalah Sebuah Hasil Rekayasa Komputer
Meski nampak sangat natural, Saya merupakan sebuah gambar yang dihasilkan dari teknologi animasi komputer (CGI) terbaru. Bahkan, gambar Saya tersebut benar-benar menyerupai foto seorang gadis nyata.

Detail dari gambar tersebut memang sangat tinggi. Sebagai contoh, helai demi helai dari rambut Saya terlihat begitu alami. Amati pula tekstur kulit dan ekspresi mata yang juga begitu hidup.
Siapa Sangka Jika Gadis Jepang yang Cantik Ini Hanyalah Sebuah Hasil Rekayasa Komputer
Akibat canggihnya CGI ini, netizen pun sempat berdebat sengit tentang apakah gambar Saya tersebut adalah sebuah foto nyata ataukah hasil gambar CGI.

Adapun Saya dibuat oleh pasangan suami-istri yang berprofesi sebagai desainer grafis 3D asal Jepang, yakni Teruyuki dan Yuki Ishikawa. Lebih heboh lagi, Saya diciptakan dari sebuah side project yang dikerjakan hanya pada waktu luang mereka.

“Mengingat kami membuatnya di tengah tumpukan pekerjaan, pembuatan Saya cukup sulit. Tapi kami memberikan yang terbaik saat membuatnya,” ungkap Teruyuki.
Siapa Sangka Jika Gadis Jepang yang Cantik Ini Hanyalah Sebuah Hasil Rekayasa Komputer
Teruyuki dan istrinya tersebut mengisahkan bahwa bagian tersulit dari pembuatan sosok Saya adalah proses menciptakan efek kulit yang lembab, halus, dan memantulkan cahaya yang serupa dengan kulit manusia. Tokoh Saya ini diciptakan untuk sebuah proyek film yang sedang dikerjakan oleh keduanya. (Deni Suroyo – sisidunia.com)