sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Aceh Singkil Mencekam : Sebelum Melakukan Pembakaran Gereja, Masyarakat Berkumpul Di Masjid Libat

Aceh Singkil Mencekam : Sebelum Melakukan Pembakaran Gereja, Masyarakat Berkumpul Di Masjid Libat



Banda Aceh – Jenderal Badrodin Haiti selalu Kepala Kepolisian Republik Indonesia menduga serangan terhadap Gereja HKI di Aceh Singkil merupakan serangan yang terencana. Badrodin pun mengungkapkan jika pihaknya masih mendalami kasus ini.

Aceh Singkil Mencekam : Sebelum Melakukan Pembakaran Gereja, Masyarakat Berkumpul Di Masjid Libat

“Telah disita 20 motor, 3 pikap, 3 unit colt diesel, kapak, bambu runcing, kelewang, dan parang,” kata Badrodin dalam konferensi pers di rumah dinasnya di Jakarta (Selasa, 13/10/2015).

Badrodin kemudian melanjutkan jika penyerangan dan pembakaran gereja tersebut bermula dari 21 gereja yang awalnya akan dibongkar pemerintah daerah karena tidak memiliki ijin.

Pembongkaran tersebut sejatinya akan dilakukan pada Senin (19/10/2015. Namun ada kelompok masyarakat lainnya yang ingin melakukan pembakaran lebih cepat.

“Pada pukul 08.00 WIB masyarakat pembakar sudah berkumpul di Masjid Libat, Simpang Kanan Singkil,” kata Badrodin.

Setiap gereja sebenarnya sudah diamankan oleh 20 personel kepolisian dan TNI. Namun mereka kalah jumlah dalam melawan 500-700 warga.


Baca juga:

Kasus Pembakaran Gereja Di Aceh Singkil Kini Seret Nama Bupati
Korban Akibat Kerusuhan Pembakaran Gereja di Aceh Singkil Mencapai 5 Orang

Mereka menyebar, ada yang menggunakan motor menuju gereja lalu dibakar. Setelah itu, di daerah Dangulan Simpang Kanan juga terjadi bentrok antara massa yang membakar gereja dengan masyarakat yang menjaga gereja, ujar Badrodin.

Badrodin pun menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak tersulut provokasi yang menyebar lewat SMS. (Yayan – sisidunia.com)