Home » News » Tidak Memiliki Izin, 10 Gereja Di Aceh Singkil Dibongkar

Tidak Memiliki Izin, 10 Gereja Di Aceh Singkil Dibongkar



Aceh Singkil – Buntut dari unjuk rasa pekan lalu yang dilakukan Pemuda Peduli Islam (PPI) di Aceh Singkil untuk membongkar gereja yang tidak memiliki izin, akhirnya mendapat titik temu. Sesuai dengan deadline yang sebelumnya ditetapkan pada Selasa (13/10) ini, akhirnya telah disepakati 10 gereja tak berizin yang akan dibongkar.

Tidak Memiliki Izin, 10 Gereja Di Aceh Singkil Dibongkar

Berdasarkan pantauan tim SisiDunia (Selasa, 13/10/2015), hal tersebut disepakati oleh Bupati Aceh Singkil, Muspida, ulama, tokoh masyarakat, serta ormas Islam dalam sebuah rapat yang digelar pada Senin (12/10) kemarin, di ruang pertemuan Kantor Setdakab Aceh Singkil. Berikut daftar 10 gereja yang sepakat untuk dibongkar:

GKPPD Desa Sukamakmur, Kecamatan Gunung Meriah
GKPPD Kuta Tinggi
GKPPD Pertabas
GKPPD Tutuhan
GKPPD Situbuhtubuh, Kecamatan Danau Paris.
GKPPD Dangguran, Kecamatan Simpang Kanan.
GKPPD Siompin
GKPPD Mandumpang
GMII Siompin, Kecamatan Suro
Gereja Katolik Lae Balno, Danau Paris

Kesepakatan tersebut menyebutkan bahwa proses pembongkaran gereja akan dilaksanakan mulai 19 Oktober mendatang hingga dua pekan kedepan. Selanjutnya rumah ibadah lain yang masih belum berizin diharap segera mengurus izin dalam tenggat waktu enam bulan. Selain itu tokoh ulama diharapkan mampu kooperatif dengan mengingatkan umat agar tidak terjadi berbagai hal yang tak diinginkan.

Poin lain dari kesepakatan tersebut, pendirian rumah ibadah sebelumnya harus memenuhi persyaratan seperti yang diatur dalam undang-undang. (Rani Soraya – sisidunia.com)