Home » Gaya Hidup » Apa Yang Harus Dilakukan Oleh Orang Tua Saat Anak Remaja Mulai Merasakan Jatuh Cinta ?

Apa Yang Harus Dilakukan Oleh Orang Tua Saat Anak Remaja Mulai Merasakan Jatuh Cinta ?



Jakarta – Jatuh cinta adalah suatu hal yang awam dialami oleh para remaja. Meski tentunya perasaan semacam ini sangat menyenangkan bagi sang remaja, hal ini tentunya cukup membuat khawatir para orang tua.
Apa Yang Harus Dilakukan Oleh Orang Tua Saat Anak Remaja Mulai Merasakan Jatuh Cinta ?
Sebagai orang tua yang hidup di dalam lingkungan yang modern saat ini, tentunya hampir mustahil untuk mencegah anak yang telah remaja untuk jatuh cinta. Yang bisa dilakukan hanyalah memberikan pengertian kepada mereka bagaimana cara untuk menata hati, agar mereka tetap bisa berpikir logis di tengah perasaan yang sedang terbuai oleh manisnya cinta.

Dilansir dari Babble (Senin, 12/10/2015), beberapa nasehat yang bisa diberikan untuk buah hati anda antara lain:

1. Kecupan Pertama Sangat Memabukkan

Jelaskan pada anak anda bahwa secara awam, kecupan pertama dengan orang yang ia suka terjadi secara spontan dan tanpa sengaja. Meski demikian, beri pengertian bahwa mereka tidak perlu malu untuk menceritakannya kepada orang tua, meskipun tidak mendetail. Dengan demikian, selanjutnya orang tua bisa memberikan masukan dan batasan-batasan yang logis agar si anak tidak sampai kebablasan.

2. Dia Bukan Satu-Satunya

Ketika baru saja mengalami jatuh cinta, kadangkala remaja akan berpikir bahwa tidak akan ada cinta yang lain selain sosok yang ia sukai saat ini. Orang tua perlu melakukan “intervensi”, memberikan pengertian agar anak tidak terperangkap ke dalam cinta monyet. Jelaskan bahwa cinta memang hal yang indah, namun demikian hati seseorang bisa berubah-ubah. Jangan sampai si anak mencintai pacarnya secara berlebihan.

3. Cinta tidak memenuhi seluruh kebutuhan

Cinta memang membuat segala hal terasa indah, namun demikian cintatidak bisa memberikan seluruh kebutuhan kita. Anak juga perlu fokus belajar di sekolah dan menata masa depan. Jangan sampai cinta menjadikannya lalai terhadap kewajibannya.

4. Jangan terbuai dengan kecantikan dan ketampanan

Berilah pengertian bahwa anak jangan sampai terbuai oleh ketampanan atau kecantikan dari pasangannya saat ini. Sebab, selalu ada potensi pacarnya yang tampan atau cantik tersebut untuk pindah ke lain hati dengan berbagai alasan yang bisa dibuatnya. Jangan mencurahkan seluruh energi dan perasaannya untuk si dia. Ajari anak remaja anda untuk tetap menjaga kehormatannya.

(Deni Suroyo – sisidunia.com)