Home » Ekonomi & Bisnis » Miris, Tak Banyak Nelayan Yang Mampu Sekolahkan Anaknya Hingga Perguruan Tinggi

Miris, Tak Banyak Nelayan Yang Mampu Sekolahkan Anaknya Hingga Perguruan Tinggi



Jakarta – Sungguh miris nasib anak-anak dari nelayan yang tinggal di sekitaran Muara Angke, Jakarta Utara.

Miris, Tak Banyak Nelayan Yang Mampu Sekolahkan Anaknya Hingga Perguruan Tinggi

Ternyata banyak dari mereka yang tidak bisa melanjutkan pendidikan karena terbentur masalah ekonomi. Bukan hanya tak mampu membayar, mereka juga tersandung waktu lantaran harus membantu orangtuanya mencari ikan.

Elita Tirta Triningrum, salah satu anak nelayan Muara Angke, menuturkan pengalamannya.

“Biasanya saya disuruh mengumpulkan hasil tangkapan atau membuang air laut yang masuk ke perahu agar tidak tenggelam sewaktu orangtua menjaring ikan,” ungkapnya ketika ditemui di Jakarta (Senin, 12/10/2015).

Elita terpaksa membantu kedua orangtuanya mengais rupiah untuk meringankan beban ekonomi keluarga. Sang ibu juga hanya bekerja sebagai buruh jahit.

“Selain ikut melaut, saya juga membantu ekonomi keluarga dengan berjualan otak-otak di sekitar TPI Muara Angke,” ujar Elita.

Ungkapan “Tuhan tidak pernah tidur” nampaknya terjadi benar di kehidupan Elita. Pasalnya gadis ini dalam waktu dekat akan merasakan manisnya bangku perkuliahan karena mendapatkan beasiswa penuh dari Podomoro University (PU).

“Dikasih kesempatan kuliah gratis saja saya sudah sangat bersyukur. Apalagi jika ditambah dengan memprioritaskan saya menjadi karyawati, tentu saya akan sangat bahagia. Karena itu bisa menjadi kebanggaan keluarga,” paparnya. (Yayan – sisidunia.com)