Home » News » Nyelonong Masuk Wilayah Udara, Turki Ledakkan Jet Tempur Rusia

Nyelonong Masuk Wilayah Udara, Turki Ledakkan Jet Tempur Rusia



Ankara – Angkatan Udara Turki baru-baru ini dilaporkan telah menembak jatuh jet tempur Rusia berjenis MiG-29 yang melewati batas udara mereka tanpa ijin yang jelas.
Nyelonong Masuk Wilayah Udara, Turki Ledakkan Jet Tempur Rusia
Seperti dilansir dari Express (Sabtu 10/10/2015), diberitakan bahwa warga di wilayah Huraytan, yang terletak di wilayah Suriah, di sekitar perbatasan dengan Turki, mendengar suara ledakan yang cukup keras serta melihat tiga unit jet tempur F-16 terbang melintas di udara.

Seorang wartawan asal Turki menuliskan pada akun Twitter-nya bahwa pesawat jet Turki diluncurkan setelah radar militer mendeteksi kehadiran MiG-29 milik Rusia sedang melintasi wilayah udara Turki tanpa ijin.

Turki memang sedang “sensitif” dengan pengamanan batas wilayahnya. Sebab, sebelum kejadian ini, jet tempur Rusia juga sempat dikabarkan terbang melewati batas udara Suriah menuju wilayah Turki di dekat kota Yayladagi, Propinsi Hataiy. Kala itu, MiG-29 milik Rusia dicegat oleh F-16 Turki dan diantarkan meninggalkan wilayah udara Turki.

Perdana Menteri Turki, Ahmet Davutoglu, menuding Rusia telah menyebabkan wilayah perbatasan Suriah-Turki menjadi semakin memanas. Davutoglu tidak mau menerima alasan Rusia yang mengatakan bahwa jet tempur mereka terpaksa berbelok ke wilayah Turki karena adanya gangguan cuaca.


Baca juga

Gelar Parade Alutsista, Kim Jong-un Siap Jika Nanti Harus Berperang dengan Amerika

Aktivitas militer Rusia di Suriah memang sedang meninggi setelah sejumlah serangan udara dijatuhkan di basis-basis militer milik kelompok Islamic State of Iraq and SYria (ISIS).

Meski demikian, negara-negara Barat menuduh Rusia tidak serius menangani ISIS. Rusia dituduh lebih berkonsentrasi untuk menghancurkan kelompok oposisi Pemerintah Presiden Bashar al-Assad. Padahal, meski berselisih faham dengan pemerintah, kelompok oposisi tersebut ikut memerangi ISIS, dan dibiayai oleh Amerika Serikat dan koalisinya. (Deni Suroyo – sisidunia.com)