Home » Ekonomi & Bisnis » Menguatnya Rupiah Bukan Berarti Masalah Ekonomi Sudah Teratasi

Menguatnya Rupiah Bukan Berarti Masalah Ekonomi Sudah Teratasi



Jakarta – Meski nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat terus menerus mengalami kekuatan, Pemerintah tetap waspada terhadap segala kemungkinan yang bisa terjadi dalam waktu dekat.

Menguatnya Rupiah Bukan Berarti Masalah Ekonomi Sudah Teratasi

Darmin Nasution selaku Menko Perekonomian mengungkapkan jika penguatan nilai tukar rupiah tersebut tidak bisa dijadikan tolak ukur selesainya semua masalah perekonomian di Tanag Air.

“Ekonomi di dunia pun belum selesai persoalannya, apalagi ekonomi kita. Jadi enggak ada yang aneh. Jangan ditarik kesimpulan semua sudah beres. Ya tapi tendensinya bagus lah,” ujar Darmin ketika ditemui di kantornya (Jumat, 9/10/2015).

Seperti yang sudah diketahui, rupiah terapresiasi 8,43% atau sebesar Rp1.234 per dolar AS dalam kurun waktu satu minggu menjadi Rp13.412 per dolar AS. Tak berhnti sampai di situ, kurs rupiah pun melejit menjadi yang tertinggi di Asia pada penutupan perdagangan akhir pekan ini.


Baca juga:

Harga Rumah Semakin Mahal, Pemerintah Siapkan Kebijakan
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Akhirnya Bisa “Lepas” dari Rp 14.000

Darmin pun menjelaskan jika kondisi saat ini akan membuka peluang bagi pelaku usaha untnuk menentukan keputusan yang tepat terkait bisnis yang dijalankan.

“Jadi apa yang kita lakukan melalui paket kebijakan atau deregulasi itu mestinya akan direspons lebih bagus untuk menjadi insentif memulai, mengaktifkan bisnisnya,” katanya. (Yayan – sisidunia.com)