sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » Travel & Kuliner » Karena Keindahannya, Jokowi Jadikan Kawasan Mendeh Sebagai Wisata Pulau dan Selam

Karena Keindahannya, Jokowi Jadikan Kawasan Mendeh Sebagai Wisata Pulau dan Selam



Pesisir Selatan – Pada Sabtu, 10 Oktober 2015, kemarin, Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi mencanangkan program percepatan pembangunan Kawasan Wisata Bahari Terpandu Mandeh yang berlokasi di Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Selatan. Dalam acara tersebut, presiden nampak mengenakan kemeja putih polos, celana hitam, dan topi merah bertuliskan +62. Ibu Negara Iriana pun nampak mendampingi presiden.
Karena Keindahannya, Jokowi Jadikan Kawasan Mendeh Sebagai Wisata Pulau dan Selam
Hadir pula sejumlah pejabat tinggi negara seperti Menteri Pariwisata Arif Yahya, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Menteri Desa Marwan Jafar, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Kesehatan Nila F. Moloek, Kepala Staf Presiden Teten Masduki, dan Ketua DPD RI Irman Gusman. Selain itu, nampak pula kehadiran mantan Menteri PPN/Kepala Bappenas Andrinof Chaniago.

Dalam pidato sambutannya, Presiden Jokowi mengaku terpukau dengan keindahan alam kawasan Mandeh. Keindahan tersebut semakin terlihat bila disaksikan dari puncak Mandeh.

“Saya kaget waktu masuk kawasan ini. Saya lihat dari atas betapa anugerah Allah kepada kita. Keindahan itu patut kita syukuri,” ujar presiden.

Presiden Jokowi pun mengusulkan agar Mandeh dikembangakn menjadi wisata keluarga, dengan kegiatan-kegiatan wisata bahari, wisata pulau, atau bahkan wisata selam. Tentunya pengembangan ke arah ini dapat meningkatkan pendapatan masyarakat setempat.

”Dari pengalaman di tempat lain, itu bisa berlipat, sampai lima kali pendapatan income kita.” ungkap presiden.

Meski menyarankan demikian, presiden tetap meminta kepada gubernur Sumatera Barat dan bupati Pesisir Selatan untuk bermusyawarah dengan warga setempat, serta merumuskan wisata apa yang cocok dikembangkan di Mandeh. (Deni Suroyo – sisidunia.com)