Home » News » Tiga Warga Palestina Mengalami Luka Setelah Ditikam oleh Pria Israel di Depan Umum

Tiga Warga Palestina Mengalami Luka Setelah Ditikam oleh Pria Israel di Depan Umum



Dimona – Kasus kekerasan terus mengancam kehidupan masyarakat Palestina. Yang terbaru, tiga warga Palestina yang berprofesi sebagai pekerja konstruksi, serta seorang warga Arab Badui di Tepi Barat, dikabarkan telah ditikam oleh seorang warga Yahudi. Insiden ini terjadi di Kota Dimona.

Tiga Warga Palestina Mengalami Luka Setelah Ditikam oleh Pria Israel di Depan Umum

TKP penikaman di Dimona

Kasus penikaman ini disinyalir merupakan sebuah aksi balas dendam atas serangkaian kasus penikaman yang juga menimpa warga Yahudi Israel di Jerusalem dan Tepi Barat, beberapa waktu terakhir ini.

Seperti dilansir dari surat kabar Haaretz (Jumat, 9/10/2015), Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengatakan bahwa dirinya mengutuk keras insiden penikaman ini. Ia mengatakan bahwa penyerangan terhadap warga Arab yang tak melakukan kesalahan apa-apa merupakan sebuah tindakan yang tak bisa diterima.

“Israel adalah negara hukum,” ujar Netanyahu

“Kita akan seret siapa pun yang melakukan kejahatan melanggar hukum, baik itu Yahudi atau Arab,” tegasnya lagi.

Dua orang yang menjadi korban penikaman ini dilaporkan mengalami luka yang tidak begitu parah, sementara dua orang lainnya mengalami luka yang bisa dikatakan sedikit di atas kategori ringan. Seorang korban yang berusia 35 tahun mengalami luka yang lebih parah dibandingkan korban beriktunya yang berusia 50 tahunan.

Luka yang paling parah dialami oleh warga Arab Badui, namun demikian tidak sampai mengancam nyawanya. Pria Badui, yang identitasnya belum dipublikasikan ini, berdomisili di Tepi Barat, Palestina. Dia ditikam oleh seorang Yahudi pada Jumat pagi kemarin, dan pelaku pun melarikan diri.

Berselang 45 menit dari kejadian penikaman orang Badui, terjadi lagi tiga kasus penikaman terhadap warga Palestina. Kali ini pelaku berhasil diamankan, namun identitasnya belum dipublikasikan.

Seluruh korban penikaman ini mendapat perawatan di Rumah Sakit Sokora. (Deni Suroyo – sisidunia.com)