Home » News » Terkait Asap, Menteri Tjahjo Gertak Balik Malaysia dan Singapura

Terkait Asap, Menteri Tjahjo Gertak Balik Malaysia dan Singapura



Jakarta – Baru-baru ini, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengeluarkan sebuah pernyataan keras untuk merespon banyaknya komentar negatif dari Malaysia dan Singapura terkait kasus pembakaran hutan dan lahan yang menyebabkan kabut asap tebal di wilayah SUmatera, Kalimantan, dan sejumlah negara di Asia tenggara.
Terkait Asap, Menteri Tjahjo Gertak Balik Malaysia dan Singapura
Tjahjo menilai bahwa masalah kabut asap ini tidak semata-mata kesalahan dari Pemerintah Indonesia ataupun pengusaha dan masyarakat setempat. Menurutnya, ada faktor alam yang menyebabkan asap tersebut bergerak menuju negara lain di Asia Tenggara, seperti misalnya Singapura dan Malaysia.

“Kami hanya ingatkan kepada pemerintah Singapura dan Malaysia, sebagai negara bersahabat dalam konteks ASEAN, kalau mau bantu harus ikhlas. Jangan caki maki negara dan masyarakat,” tandas Tjahjo, Jumat (9/10/2015) pagi tadi di Palembang.


Baca juga

Facebook Kembali Dihebohkan dengan Foto Polos Mama Muda Asal Kupang

Kebakaran Terjadi di Kantor Walikota Jakarta Selatan

Tjahjo menegaskan bahwa tidak ada sama sekali keinginan dari Pemerintah Indonesia maupun dari masyarakat untuk dengan sengaja meniupkan asap tebal menuju Malaysia dan Singapura. Oleh karena itu, tak perlulah sampai mengeluarkan kata-kata cacian yang memanaskan telinga.

“Katanya negara bersahabat, bantulah dengan ikhlas tanpa menggugat dan memaki-maki NKRI,” tambahnya.
Terkait Asap, Menteri Tjahjo Gertak Balik Malaysia dan Singapura
Dia mengungkapkan bahwa Presiden Joko Widodo telah menggerakan berbagai pihak untuk mengatasi masalah ini, termasuk juga melibatkan masyarakat, TNI, dan Polri.

Tidak lupa, Tjahjo juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Singapura dan Malaysia yang telah menawarkan bantuannya untuk mengatasi masalah ini.

“Kami juga berterima kasih karena sudah ada respon pemerintah Malaysia dan Singapura yang ingin membantu,” ungkap Tjahjo. (Deni Suroyo – sisidunia.com)