Home » News » Rusia Dituding Terlibat Dalam Transaksi Nuklir ISIS

Rusia Dituding Terlibat Dalam Transaksi Nuklir ISIS



Chisinau – Kepolisian Moldova dikabarkan baru saja menggagalkan transaksi zat radioaktif di Chisinau. Bekerja sama dengan FBI, kepolisian Moldova mampu mencegah jatuhnya material dari senjata nuklir tersebut ke tangan grup teroris ISIS.

Rusia Dituding Terlibat Dalam Transaksi Nuklir ISIS

”Kasus (jual beli zat radioaktif di pasar gelap) ini masih mungkin akan bertambah,” ujar Constantin Malic, seorang pejaban kepolisian Moldova (Rabu, 7/10/2015).

Rusia diduga memiliki peran dalam transaksi ini. Seperti dilansir dari Associated Press (Kamis, 8/10/2015), sudah sejak lama agen-agen KGB (badan intelijen Rusia) terlibat dalam perdagangan zat radioaktif di Moldova.


Baca juga:

Anggota ISIS Jadikan Masjid sebagai Tempat Berlindung dari Serangan Rusia
ISIS Bangun Taman Bermain untuk Anak dengan Latar Belakang Bangunan Hancur

Zat bernama sesium (Cs) tersebut ternyata memiliki kekuatan penghancur yang cukup besar.

“Sesium yang mereka tawarkan tersebut lebih dari cukup untuk memusnahkan sejumlah blok di kota besar,” terang Kepolisian Moldova dalam dokumen resminya. (Yayan – sisidunia.com)